Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Tampilkan postingan dengan label Darul Falah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Darul Falah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Januari 2014

Zuhud Cahaya Qalbu - Al-Imam Ahmad bin Hambal



Judul     : Zuhud Cahaya Qalbu 
Penulis : 'Al-Imam Ahmad bin Hambal
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman :bs-hrd. Cvr. 462
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 50.000,- (Diskon 30%) Rp 35.000,-

Dari Thawus, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Zuhud di dunia akan me-nenangkan hati dan badan, sedangkan kesenangan kepada dunia memanjangkan kekhawatiran dan kesedihan.”

Dari Al-Qamah bin Martsad, dia berkata, “Sekiranya seluruh penghuni bumi menangis, maka air mata mereka tidak dapat menyamai air mata Daud Alaihis-Salam ketika beliau melakukan kesalahan. Sekiranya air mata seluruh penghuni bumi dan Daud dikumpulkan, maka hal itu tidak dapat menyamai air mata Adam Alaihis-Salam ketika beliau diturunkan dari surga.”

Dari Muhajir Al-Amiry, dari Ali bin Abu Thalib, dia berkata, “Sesuatu yang paling kutakuti atas diri kalian ialah dua hal: Angan-angan yang panjang dan mengikuti hawa nafsu. Angan-angan yang panjang dapat melalaikan akhirat, sedangkan mengikuti hawa nafsu dapat menghalangi dari kebenaran. Ingatlah, sesungguhnya dunia ini akan ditinggalkan dan akhirat akan datang. Masing-masing di antara dunia dan akhirat memiliki anak. Jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia, karena pada saat sekarang ada amal dan tidak ada hisab, sedangkan esok ada hisab tidak ada lagi amal.”

Abu Muslim Al-Khaulany berkata, “Zuhud di dunia itu bukan dengan cara mengharamkan yang halal dan mengabaikan harta, tapi zuhud di dunia itu ialah apa yang ada di tangan Allah lebih kuat dari apa yang ada di tanganmu, dan jika engkau ditimpa musibah, engkau adalah orang yang paling mengharapkan pahalanya dan simpanannya, sekiranya saja musibah itu tetap menimpamu.”

Dan masih banyak sentuhan-sentuhan zuhud dari lautan hati yang membentang luas, yang dapat Anda serap dari kitab karangan seorang imam besar, Ahmad bin Hanbal , kitab paling bagus dari seluruh kitab tentang zuhud.

 

Wanita - wanita Istana - Ahmad Khalil Jam'ah



Judul     : Wanita - wanita Istana 
Penulis : Ahmad Khalil Jam'ah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs. 428
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 41.000,- (Diskon 30%) Rp 28.700,-

Tahukah Anda siapa Fathimah binti Abdul Malik? Dia adalah putri khalifah, saudari khalifah, dan suaminya adalah s eorang khalifah. Dia seorang wanita utama, fasih, alim, aktif menjalankan agama, dan ahli hadits. Dia seorang yang setia kepada suaminya, Umar bin Abdul Aziz. Baik dalam kemewahan dan kesempitan hidup. Pasangan suami istri yang terkenal zuhud walaupun kekhalifahan di tangan mereka.

Kedudukan seseorang di sisi Allah hanya dilihat sejauh mana ketakwaan masing-masing pribadi, baik laki-laki maupun perempuan. Tidak ada diskriminasi dalam Islam. Banyak wanita yang hidup dalam naungan sejarah Islam yang menduduki peran penting di zamannya, yang menggores sejarah dengan tinta emas. Mereka berperan dalam segala bidang dengan prestasi yang menakjubkan. Di antara mereka ada hali agama, militer, politik, sastra, dan lainnya. Namun, sayangnya banyak hal-hal yang sengaja dikaburkan, diuah, ditambah, bahkan dihilangkan dari sejarah tersebut.


Dalam buku ini seorang penulis sejarah Islam yang tidak asing lagi, Ahmad Khalil Jam'ah, memaparkan biografi tentan wanita-wanita besar yang hidup dalam istana para khalifah, khususnya yang hidup di dunia Arab, baik di zaman Islam maupun sebelum zaman Islam. Penulis mencoba membersihkan debu-debu dan kotoran yang menutupi sejarah para tokoh wanita ini, yang banyak dilakukan oleh para penyair dan para budak. Biasanya para penyair, penyanyi, dan budak wanita sengaja melakukan pencemaran terhadap tokoh wanita ini dikerenakan oleh kedengkian dan bayaran uang. Sejarah laksana mata air yang semakin jauh dari sumbernya maka semakin keruh dan berkurang kebeningannya. Dalam buku ini kita dapat melihat kebeningan dan kesejukan dari mata air sejarah, tentang wanita-wanita yang berperan dalam istana para khalifah.
 

Wanita Yang Dijamin Surga - 'Ahmad Khalil Jam'ah




Judul     : Wanita Yang Dijamin Surga 
Penulis : 'Ahmad Khalil Jam'ah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd-hrd. Cvr. 492
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 55.000,- (Diskon 30%) Rp 38.500,-

“Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan,'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (al-Ankabut: 2-3)

Buku ini menyajikan sisi-sisi kehidupan beberapa shahabiyah yang dijamin masuk surga. Boleh jadi muncul komentar,”Alangkah beruntungnya mereka, alangkah bahagianya mereka, karena masuk surga tanpa disentuh api neraka.” Tapi Anda jangan terburu berandai-andai dan menganggap bahwa mereka mendapatkan kabar gembira tanpa perjuangan, pengorbanan harta dan jiwa.

Coba perhatikan apa yang dilakukan Ummu Ammarah sewaktu Perang Uhud, tatkala banyak orang-orang Muslim lari kocar-kacir diserang musuh. Sementara di dekat Rasulullah hanya ada beberapa orang saja. Shahabiyah ini membalut luka yang cukup parah di lengan anaknya, dan setelah itu dia menyuruh anaknya untuk bertempur lagi. Bahkan dia juga tidak tinggal diam. Sampai-sampai dia mendapatkan luka yang menganga di bahunya, hingga jatuh pingsan. Setelah siuman, dia tidak menanyakan keadaan suami dan anaknya, tapi dia menanyakan keselamatan Rasulullah. Bahkan dalam peperangan untuk menumpas Musailamah Al Kadzdzab, salah satu tangan tertebas senjata musuh hingga putus. Tidak sebatas itu saja. Sebelum peperangan meletus, salah seorang anaknya mendapat siksaan yang terperikan saat diinterogasi Musailamah. Satu demi satu anggota tubuhnya dipotong hingga akhirnya mati syahid.


Yang pasti, kita layak meneladani kesabaran, keteguhan iman, perjuangan dan sepak terjang mereka dalam membela Islam.
 

Wahai Ibu Maafkan Anakmu - Abu Zubeir Hawary


Judul     : Wahai Ibu Maafkan Anakmu
Penulis : 'Abu Zubeir Hawary
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 168
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 12.500,- (Diskon 30%) Rp 8.750,-

Diriwayatkan bahwa Abdul Qadir Al-Jailani berkata, “Saya teguh pada prinsipku karena sejak dini saya dididik untuk jujur. Peristiwanya terjadi tatkala saya pergi dari Makkah menuju Baghdad, dengan tujuan untuk mencari ilmu. Ibuku memberiku bekal empat puluh dinar untuk keperluan anggaranku. Ibuku menjanjiku agar jujur. Tatkala rombongan kami tiba di daerah Hamda, tiba-tiba ada segerombolan perampok yang merampas semua harta dalam kafilah kami. Salah seorang di antara perampok itu menghampiriku seraya bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya menjawab, “Uang empat puluh dinar.”

Dia mengira saya bercanda sehingga dia pun meninggalkanku. Rupanya ada orang lain di antara mereka yang melihatku. Dia bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya memberitahukan apa yang kumiliki. Dia membawa diriku menghadap ke pemimpin mereka, lalu menanyaiku. Saya memberitahu apa yang kumiliki. Dia bertanya, “Apa yang membuatmu berkata jujur?”

Saya menjawab, “Ibuku menjanjiku untuk berlaku jujur, sehingga saya takut untuk mengkhianati janjinya.”

Tiba-tiba ada rona ketakutan menghantui pemimpin perampok itu. Lalu dia berteriak lantang sambil mencabik-cabik bajunya dan berkata, “Engkau takut mengkhianati janji ibumu, tapi saya tidak takut mengkhianati janji Allah.”

Lalu dia memerintahkan untuk mengembalikan harta yang diambil dari kafilah, dan berkata, “Saya bertaubat kepada Allah karena dirimu.”

 

Ustadz Gadungan : Berlagak Alim - Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid


Judul     : Ustadz Gadungan : Berlagak Alim
Penulis : 'Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 176
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 17.000,- (Diskon 30%) Rp 11.900,-

Di tengah kehidupan, khususnya dikota-kota besar, agama kerapkali menjadi pilihan terakhir dalam mencari ketenangan batin. Banyak orang yang merasakan kekeringan ruhani dan haus akan ilmu agama. Betapa realita kehidupan cenderung memiskinkan ruhani mereka. Dalam pencarian ini mereka memilih beragam metode yang dapat menghilangkan dahaga nurani mereka.

Kecenderungan masyarakat yang haus secara ruhani ini, didiringi dengan munculnya ustadz-ustadzmuda yang menawarkan santapan ruhani dan majlis-majlis zikir yang bernuansa menyelisihi Sunnah. Hingga pada akhirnya kalangan awam tidak begitu peduli akan “air” yang dihidangkan oleh ustadz-ustadz tersebut. Yang penting, ruhani yang kering dapat terpuaskan.

Karenanya tidak mengherankan jika sekarang ini bergentayangan akidah-akidah bid'ah yang berbau kesyirikan. Sebagian besar umat dengan mudahnya meyakininya sebagai bagian dari ajaran agama. Ustadz-ustadz tersebut seakan tidak peduli akan hal ini. Entah karena taqlid buta atau kebodohan diri. Mereka hanyut oleh popularitas, materi dan sanjungan dari pengikutnya. Mereka mendengarkan kritik seperti layaknya orang yang lapang dada, namun keras kepala, dan tidak mau merubah amalan-amalan yang bertentangan dengan Sunnah.

Pantaskah mereka disebut sebagai ustadz? Apa saja yang harus dipenuhi oleh ustadz, walaupun dengan bermacam dalih? Sehingga tidak semua orang dapat mengaku dirinya ustadz atau dipanggil ustadz. Tidak semua orang yang mengaku ulama dapat berfatwa dan diikuti tindak-tanduknya.

Kita harus kritis terhadap ustadz-ustadz dan para ulama yang menyampaikan dakwah yang tidak bermanhaj Nabawiyah. Di samping perlu mengetahui latar belakang kehidupan dan pendidikan, serta misi-misi yang diembannya. Sehingga kita tidak mudah terperangkap oleh orang yang disebut ustadz atau mengaku sebagai ulama. Walaupun, dari segi kehidupan di orang yangbaik. Semua ini untuk mencegah agar tidak ada umat yang tersesat dan disesatkan. Karena sebaik-baik petunjuk adalah yang selaras dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta contoh dari para shahabat, sebagai potret generasi terbaik umat ini. Sebagaimana pujian yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya.

 

Ujian Hati - Dr. Nashir bin Sulaiman Al-Umar


Judul     : Ujian Hati 
Penulis : 'Dr. Nashir bin Sulaiman Al-Umar
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sk. 96
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Hati yang didalamnya terdapat dua materi adalah hati yang imannya belum mantap dan pelitanya belum menyala. Ia belum memurnikan dirinya untuk kebenaran yang karenanya Allah mengutus para rasul. Ia adalah hati yang berisi materi kebenaran dan hal yang sebaliknya.

Terkadang ia lebih dekat dengan kekafiran daripada dengan keimanan. Dan pada kali lain, ia bisa lebih dekat dengan keimanan daripada dengan kekafiran. Karena itu, ia akan dikuasai oleh yang memenangkan pergaulan antara keduanya.

 

Tuntunan Tanya Jawab Akidah,Shalat,Zakat,Puasa Dan Haji - Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin


Judul     : Tuntunan Tanya Jawab Akidah,Shalat,Zakat,Puasa Dan Haji
Penulis : 'Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin 
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs-hrd.cvr. 658
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 75.000,- (Diskon 30%) Rp 52.500,-

Buku Fatawa Arkanul Islam ini merupakan kumpulan fatwa-fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahullah . Di dalamnya me muat problematika seputar akidah, shalat, zakat, puasa, dan haji; yang sering membuat bingung sebagian besar kaum Muslimin. Di buku ini beliau memberikan fatwa-fatwa yang sangat transparan. Ber- ittiba' (mengikuti tuntunan) Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam merupakan urat nadi yang masyhur dalam setiap jawaban-jawaban yang diberikan Syaikh Utsaimin. Sudah sepatutnya buku ini menjadi panduan setiap Muslim untuk lebih mengetahui Arkanul Islam sebagai fondasi mereka dalam beragama.

 

Teruntuk Pendamping Hidupku - Abdul Malik bin Muhammad Al-Qasim


Judul     : Teruntuk Pendamping Hidupku 
Penulis : 'Abdul Malik bin Muhammad Al-Qasim
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 116
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 10.000,- (Diskon 30%) Rp 7.000,-

Suamiku tercinta...

Rumah kita kosong dari nuansa ke-imanan...aku ingin engkau membacakan untuk kami hadits dari kitab Riyadhus Shalihin setiap hari, atau mendengarkan suaramu yang lantang mengisahkan Sirah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dari kitab-kitab sirah, kapan engkau akan memulainya?! Jangan katakan besok...akan tetapi hari ini aku akan siapkan untukmu kitabnya. Biarkan kami mendengarkan suaramu serta menikmati duduk bersamamu, dan anak-anak kita semuanya bergembira dengan sikap kebapakanmu.

Istriku...

Semoga engkau mendapatkan pahala dari Allah Azza wa Jalla , kemudian terima kasih dariku atas suratmu yang telah membangunkanku dari kelalaianku!! Sungguh, firman Allah dan sabda Nabi-Nya mengena di hatiku lalu menghapus karat-karatnya serta menerangi jalanku. Beginilah sebenarnya nasihat yang tulus dan kata-kata yang ikhlas.. .jazaakillah khairan!!

 

Telepon Cinta - Ummu Abdirrahman bin Abdillah


Judul     : Telepon Cinta 
Penulis : 'Ummu Abdirrahman bin Abdillah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd.112
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 11.500,- (Diskon 30%) Rp 8.050,-

Cinta itu meskipun yang mengalaminya merasa nikmat, tetapi ia termasuk siksaan yang terberat, seorang penyair bersenandung:

“Tak seorang pun di muka bumi yang lebih sengsara dari seorang yang sedang dilanda cinta, meskipun ia mendapati cinta itu manis rasanya. Setiap saat engkau lihat ia selalu menangis, entah karena enggan berpisah atau karena rindu yang membara. Jika sang kekasih jauh, ia menangis karena rindu, jika dekat ia menangis karena takut berpisah.”


Buku yang ada di tangan pembaca ini, menuangkan kisah pertaubatan gadis dari cinta yang menyengsarakannya pada cinta yang membuatnya bahagia. Mulanya berat. Berkali-kali ia gagal. Tetapi akhirnya, atas pertolongan Allah ia bertemu dengan seorang Muslimah yang menuntunnya dengan nasihat-nasihat emas. Kini. ia telah memiliki cinta sejati, cinta kepada Ilahi Rabbi. Pembaca, sungguh Andapun dapat mengikuti jejaknya. Rasakanlah, betapa tenangnya jiwamu ketika telah mendapatkan cinta-Nya. Dan mulailah kelana cintamu pada-Nya dengan mengambil pelajaran dan mempraktekan nasihat-nasihat yang ada di buku ini.
 

Tasyabbuh Yang Dilarang Dalam Fikih Islam - Jamil bin Habib Al- Luwaihiq


Judul     : Tasyabbuh Yang Dilarang Dalam Fikih Islam
Penulis : 'Jamil bin Habib Al- Luwaihiq
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs-hrd.cvr. 582
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 82.000,- (Diskon 30%) Rp 57.400,-

Tasyabbuh atau sikap latah seseorang yang membebani diri untuk menyerupai kaum dengan segala sifat-sifat mereka adalah dilarang dalam syariat Islam. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka ia adalah bagian dari mereka.” (Diriwayatkan Ibnu Majah)

Kehidupan kaum Muslimin di zaman ini telah banyak menyerupai orang-orang kafir kalangan Nasrani dan Yahudi, juga para ahli bid'ah, orang-orang fasik, dan ahli maksiat. Tidak jarang perkara tasyabbuh ini menjadikan seorang Muslim mencintai orang-orang kafir dan para pelaku berbagai kemaksiatan. Bahkan ada sebagian orang-orang Muslim merasa bangga bertasyabbuh kepada mereka. Na'udzu billah min dzalika.

Buku ini merupakan tesis para Prgram Pasca Sarjana Syari'ah, Fakultas Syari'ah dan Studi-studi Islam di Universitas Ummu al-Qura, Makkah Al Mukarramah dalam rangka meraih gelar tingkat master dengan predikat mumtaz (cum laude). Jamil bin Habib Al Luwaihiq, selaku penulis membentangkan aspek teoritis tentang tasyabbuh yang dilarang dengan dilengkapai golongan-golongan yang dilarang melakukan tasyabbuh pada mereka serta berbagai hikmah pelarangan tersebut.

Keunggulan buku ini mencakup tujuh puluh enam permasalahan tasyabbuh dalam fiqih Islam. Di antaranya perkara tasyabbuh dalam: thaharah dan bejana-bejana, adzan dan waktu-waktu shalat, tata cara shalat, masjid, hari-hari besar, jenazah, puasa, haji, makan, minum, salam dan duduk. Demikian pula tasyabbuh dalam pakaian dan perhiasan, adab, maupun membierkan nama-nama asing pada anak-anak kaum Muslimin dan kebiasaan bersandar kepada kalender Miladiah dan bukan kalender Hijriah, Insya Allah, berbagai bentuk perkara tasyabbuh yang telah membudaya di tengah kaum Muslimin tergambar jelas dalam buku ini. Kepada Allah jualah kita memohon pertolongan dan hidayah-Nya.

 

Senin, 06 Januari 2014

Tangisan Wanita Yang Bertaubat - Majdi Muhammad Asy-Syahwawy


Judul     : Tangisan Wanita Yang Bertaubat 
Penulis : 'Majdi Muhammad Asy-Syahwawy
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs. 204
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 23.000,- (Diskon 30%) Rp 16.100,-

Allah menghimbau para hamba-Nya, baik laki-laki maupun perempuan, yang shalih dan shalihah untuk bertaubat dan kembali kepada-Nya di beberapa ayat dalam Al-Qur'an dan Al-Karim. Sebagaimana Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Salam juga memerintahkan di beberapa hadits kepada para Shahabat dan umatnya untuk bertaubat dan kembali kepada-ya dari segala dosa.

Kita semua harus berintrospeksi diri dari kekeliruan dan kesalahan yang telah kita perbuat. Danbersegeralah untuk bertaubat, janganlah kita menunda-nunda taubat, karena hal itu akan mengeraskan hati, sehingga -na'udzu billah- ditutup hati kita oleh Allah yang menjadikan tertolaknya nasihat.

Dua buah mata yang tersentuh oleh api neraka, salah satunya adalah menangis karena takut kepada Allah. Di depan pembaca sebuah buku yang berjudul Tangisan Wanita yang Bertaubat yang berisi tentang beberapa kisah dan pelajaran yang sangat berharga dan kita berharap termasuk dalam godaan mereka.

 

Tanda & Bukti Cinta - Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah



Judul     : Tanda & Bukti Cinta 
Penulis : 'Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sk. 80
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Jika cinta semakin kuat, maka pengorbanan itu dilakukan dengan suka rela dan penuh keridhaan. Jika cinta itu tertanam di dalam hati secara mantap, maka pengorbanannya sudah menjadi tuntutan dan permintaan, yang seakan-akan harus diambilnya dari orang yang dicintai. Kalau perlu dia harus mengorbankan nyawanya demi orang yang dicintai, seperti pengorbanan para shahabat tatkala melindungi diri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam peperangan, sekalipun untuk itu mereka harus mati terbujur di sekeliling beliau. Dikatakan dalam sebuah syair.

“Kupunya sekeping hati yang ditebari cinta karena cinta dia rela menghadapi penyiksa cinta menebus dirimu dengan pengorbanan jiwa kan kutebus pula dengan sesuatu di atas jiwa.”

 

Tafsir Aisyah Ummul Mukminin - Dr. Abdullah Abu Su'ud Badr


Judul     : Tafsir Aisyah Ummul Mukminin
Penulis : 'Dr. Abdullah Abu Su'ud Badr
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs. 274
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 23.000,- (Diskon 30%) Rp 16.100,-

Aisyah. Dialah sosok wanita shiddiqah , anak seorang shahabat yang berjuluk shiddiq. Dialah wanita muda dan cerdas yang mendampingi Rasulullah selama sembilan tahun, hidup bersama dalam naungan rumah tangga nubuwah dan wahyu Ilahi. Dialah wanita terhormat yang semakin terhormat karena teramat dicintai beliau. Suatu kehormatan yang takkan diperoleh wanita manapun.

Cinta ini pula yang menghantarkannya ke posisi yang tinggi di kalangan umat, karena begitu banyak permasalahan seputar dunia wanita yang tidak diketahui ketetapan hukumnya, kecuali lewat Aisyah. Dia adalah duta Nabi kepada kaum hawa. Dengan kecerdasannya, dia menguasai sunnah Nabawy dan wahyu Ilahi, lalu menyebarkannya kepada umat. Bahkan sepeninggal beliau, Aisyah mengambil peranan yang sangat penting dalam menjawab berbagai masalah fiqhiyah, dengan jawaban yang lugas dan jelas.

Berangkat dari status dan keadaannya ini, lalu ditambah lagi dengan kedalaman bahasan dan ijtihadnya, Aisyah tampil sebagai pakar tafsir Al-Qur'an, di samping shahabat-shahabat lain seperti Ibnu Abbas, Ibnu Mas'ud dan lain-lainnya.

 

Syarah Shalat Istikharah - Dr. Ashim Abdullah Al-Qaryuti



Judul     : Syarah Shalat Istikharah 
Penulis : 'Dr. Ashim Abdullah Al-Qaryuti
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 148
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 9.500,- (Diskon 30%) Rp 6.650,-

Bagaimana derajat hadist shalat istikharah? Kenapa shalat istikharah dilakukan? Apakah shalat istikharah memiliki waktu khusus? Berapa jumlah raka'atnya? Do'a apa yang dibaca di dalam shalat istikharah dan kapan membacanya? Apakah yang dilakukan setelah shalat istikharah? Apakah dipersyaratkan mimpi setelah shalat istikharah? Apa hikmah shalat istikharah? Insya Allah, buku kecil ini dapat menjelaskannya dengan tuntas.

 

Sujud Syukur - 'Yusuf bin Abdul Aziz Ath Thuraifi


Judul     : Sujud Syukur 
Penulis : 'Yusuf bin Abdul Aziz Ath Thuraifi
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 200 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 14.500,- (Diskon 30%) Rp 10.150,-

ana mestinya, yaitu untuk hal-hal yang dianjurkan supaya manfaatnya nampak dan hikmahnya sempurna. Selanjutnya, orang yang bersangkutan dapat memetik hasilnya Sesungguhnya seseorang yang mau bersyukur kepada Tuhannya dengan hati, lisan, dan perbuatannya adalah termasuk golongan orang-orang yang beruntung.

Pada dasarnya syukur itu ada tiga macam:

•  Syukur hati, yaitu menggambarkan kenikmatan dan kecintaaan Allah….

•  Syukur lisan, yaitu dengan menyanjung, memuji, dan mengingat kepada yang telah memberikan nikmat….

•  Syukur anggota badan, yaitu: taat, mengabdi, dan tunduk kepada perintah-Nya serta menjauhi larangan-Nya

Syukur adalah balasan atau imbangan terhadap nikmat, dengan ucapan, perbuatan, dan niat. Syukur adalah sanjungan kepada yang telah berbuat baik karena kebaikan yang telah diberikannya. Hakikat syukur dari seorang hamba ialah mengungkapkan pengaruh nikmat lewat lisan, hati, dan anggota badan. Syukur kepada Allah ialah mengungkapkan nikmat-nikmat pemberian-Nya untuk melakukan ketaatan kepada-Nya.

Ibnul Qayyim Rahimahullah dalam kitabnya yang berjudul Madarijus Salikin (II/244) mengatakan,”Syukur itu berlandaskan pada lima kaidah. Syukur belum disebut sempurna tanpa lima hal berikut ini:

•  Orang yang bersyukur harus tunduk kepada yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus mencintai yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus mengakui pemberian nikmat yang disyukuri

•  Orang yang bersyukur harus memuji yang disyukuri atas nikmat tersebut

•  Orang yang bersyukur harus menggunakan nikmat tersebut sebagaimana mestinya

Syukur dilihat dari sisi yang bersyukur dan yang disyukuri terdiri dari tiga tingkatan: Pertama, syukur seseorang kepada yang memiliki status di atasnya, yaitu dengan taat, pujian, dan doa. Kedua, syukur kepada yang statusnya setingkat, yaitu dengan memberikan balasan yang sebanding. Ketiga, syukur kepada yang memiliki status di bawahnya, yaitu dengan pemberian.

Banyak cara untuk bersyukur kepada Allah. Sala satunya dengan bersujud syukur. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Ketika seseorang mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau mendengar kabar gembira, maka ia menyungkur sujud sebagai ngkapan rasa syukur kepada Allah Ta'ala.”

Banyak pertanyaan seputar sujud syukur. Misalnya: apakah sujud syukur diakhiri dengan salam; doa apa yang dibaca ketika bersujud; dalam keadaan bagaimana sujud syukur tidak diperbolehkan. Untuk mengetahui lebih jelas dan detail, jangan Anda lupa membaca lembar per lembar buku kecil yang sangat ilmiah ini.

 

Suami Ideal - M. Rasyid Al-Uwaid



Judul     : Suami Ideal 
Penulis : 'M. Rasyid Al-Uwaid
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 140 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 12.000,- (Diskon 30%) Rp 8.400,-

Ciri-ciri suami ideal seperti apa yang dikehendaki Allah Ta'ala dan Rasul-Nya? Apakah Anda memiliki ciri-ciri suami ideal? Muhammad Rasyid Al-Uwaid, telah merangkum dalam buku ini tiga puluh empat ciri-ciri suami ideal. Insya Allah, kepada para suami hendaknya berupaya mewujudkan dirinya sebagai suami ideal. Karena suami yang ideal akan mendatangkan kebaikan yang banyak, limpahan taufik, tempat mereguk ketenangan dan kasih sayang keluarga, yang kesemuanya itu dapat mengangkat Anda pada derajat yang tinggi di sisi ALlah Ta'ala. Sekaranglah saatnya Anda berbuat dan tunggu apalagi...!

 

Stop Boros - 'Dr. Abdullah bin Ibrahim Ath-Thariqi


Judul     : Stop Boros 
Penulis : 'Dr. Abdullah bin Ibrahim Ath-Thariqi
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 176 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 17.000,- (Diskon 30%) Rp 11.900,-

Manusia bertabiat condong kepada materi. Kebiasaan menumpuk harta dan memandang sesuatu dari dimensi materi merupakan fenomena masyarakat modern. Dengan hartanya itu, mereka melampiaskan kesenangan dan ambisinya. Hampir dapat dipastikan, mereka membelanjakan hartanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan mubazir sifatnya.

Perilaku ini, menggejala sampai pada masyarakat lapisan bawah yang juga antusias mengunjungi pasar-pasar, mal-mal, dan lain sebagainya. Walaupun hanya sekedar jalan-jalan dan cuci mata. Namun tidak sedikit diantara mereka yang berandai-andai ingin membeli ini dan itu sebelum menerima gaji. Membeli dan menggunakan sustu produk yang lagi ngetren memacu dahaga mereka untuk berbelanja. Ternyata gaya hidup boros menghantui semua lapisan masyarakat kita.

Jika kita perhatikan kehidupan di sekitar kita, gaya hidup boros sangat lekat pada dunia hiburan. Bahkan dunia hiburan menempati ranking teratas dalam membrangkutkan ekonomi umat. Realitas tersebut menjadi ajang perlombaan diantara manusia. Bagaimana secarik tiket hiburan VIP untuk menyaksikan seorang selebritis internasional seharga 6 juta melayang di sekitar perut lapar anak-anak jalanan yang bertelanjang kaki? Adakah mereka sangat antusias mengikuti bayang-banayng fatamorgana kemaskiatan ketimbang menyantuni saudara yang makin papa? Adakah kemusykilan ini berakhir?

Meski buku ini tidak senilai secarik tiket VIP, insya Allah dapat menggugah kesadaran kita bersama untuk menatap masa depan yang lebih cemerlang, dengan menggunakan rezeki yang Allah amanahkan di jalan-Nya. Jalan yang jauh dari sikap boros dan berkompaskan pada amar ma'ruf nahi munkar.

 

Shalat Sunnat Rasulullah - Dr. Muhammad bin Umar Bazmul


Judul     : Shalat Sunnat Rasulullah 
Penulis : 'Dr. Muhammad bin Umar Bazmul
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 160 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 17.000,- (Diskon 30%) Rp 11.900,-

Kalau boleh diibaratkan dan sekedar mengharapkan gambaran yang praktis kepada pembaca, kedudukan shalat rawatib yang merupakan salah satu shalat-shalat tathawu' terhadap shalat fardhu ialah seperti kantong air yang di sana-sini ada lubangnya, lalu shalat rawatib itu menambali lubang-lubang tersebut, hingga membuat isisnya tetap utuh dan tidak ada yang terkurangi. Bahkan secara gamblang Rasulullah menyatakan bahwa satu sujud yang dilakukan seorang hamba, dapat mengangkat satu derajatnya dan menghapus satu kesalahannya.

Banyak jenis shalat tathawu' yang dapat kita amalkan, sebagai tambahan dari shalat fardhu yang tentunya tidak kita tinggalkan, walau sedikitpun. Di dalam buku ini disebutkan berbagai jenis shalat tathawu' berikut cara pelaksanaan dan bacaan-bacaannya serta hal-hal yang berkait dengannya, yang semua dilandaskan kepada dalil sharih dan alasan yang akurat atau pendapat ulama salaf. Sebab tidak jarang buku-buku yang membahas tentang shalat-shalat tathawu' tidak memiliki acuan yang jelas, belum lagi bid'ah-bid'ah yang disusupkan di dalamnya. Karena itulah di dalam buku ini disebutkan beberapa shalat yang termasuk bid'ah.

Tidak terlalu berlebihan jika kami katakan begitu, sebab penulis merujuk kepada seratus tiga puluh referensi untuk penulisan buku ini.

 

Serangkai Sirah Mujahidah - ‘Ilyah Musthafa Mubarak


Judul     : Serangkai Sirah Mujahidah 
Penulis : ‘Ilyah Musthafa Mubarak
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 170 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 14.000,- (Diskon 30%) Rp 9.800,-

Orang yang merenungkan sejarah awal dakwah Islam akan mendapati wanita-wanita shahabat yang mulia yang dianggap sebagai suri tauladan bagi wanita-wanita mujahidah, suri tauladan bagi ibu yang penuh kasih sayang, istri yang penuh ikhlas dan dokter yang mengobati luka.

Buku yang berjudul Serangkai Sirah Mujahidah ini merupakan kumpulan kisah-kisah, perkataan dan perbuatan para shahabiyat yang mukminat, mujahidat dan zaahidat, yang menghabiskan hidup mereka dalam kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya, serta untuk menyebarkan dakwah Islam.

Kami mempersembahkan bintang-bintang terang dari para shahabiyat ini agar bisa dijadikan suri tauladan bagi wanita-wanita di segala tempat dan sepanjang waktu.

 

Seleksi Sirah Nabawiyah - Dr. Akram Dhiya' Al-Umuri


Judul     : Seleksi Sirah Nabawiyah 
Penulis : Dr. Akram Dhiya' Al-Umuri
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 850 hlm/besar-hrd-cv
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 108.000,- (Diskon 30%) Rp 75.600,-

Sirah Nabi merupakan sumber inspirasi dan pembangkit motivasi. Tak bosan-bosan manusia membacanya. Hal itu tidak mengherankan jika dilihat dari sisi fisik, kepribadian, dan prestasi yang telah dicapai sang Nabi. Bahkan, orang kafir pun mengakuinya. Nabi telah sukses mendidik shahabatnya, membersihkan jiwa mereka, memurnikan akidah mereka, dan menanamkan keikhlasan dalam jiwa mereka. Itulah faktor utama yang menyebabkan para shahabat berhasil menyebarkan Islam, menguatkan Islam dan melakukan berbagai penaklukan, baik Timur dan Barat. Generasi yang ssangat percaya diri di hadapan dua kekuatan raksasa Persia dan Romawai. Adapun motivasi yang melatarbelakanginya, bukanlah karena kepentingan duniawi. Akan tetapi, untuk mencari keridhaan Allah.

Sungguh sangat berbeda generasi ISlam terdahulu dengan generasi Islam saat ini. Generasi Islam dewasa ini tertunduk lemah di bawah ketiak penjajah Barat, laksana generasi tanpa darah. Sudah selayaknya generasi Islam sekarang lebih memperhatikan sejarah Nabi dan para shahabat karena di situlah letaknya kekuatan untuk melawan kesombongan Barat dan musuh-musuh Islam lainnya.

Minat untuk menulis sejarah Nabi sudah muncul sejak awal dalam sejarah Islam. Para ulama ahli sejarah dan ulama ahli hadits sudah menyusunnya.Para penulis sirah dari kalangan ulama ahli sejarah cenderung berusaha untuk menghimpun riwayat-riwayat, lalu menyususnnya tanpa mensyaratkan bahwa yang mereka tulis harus riwayat-riwayat yang shahih. Sebaliknya, penulis sirah dari kalangan ahli hadits lebih menekankan kesahihan suatu riwayat dalam karyanya, baik dari segi matan (teks hadits) maupun periwayatannya. Ada sebagian penulis yang memiliki dua predikat sekaligus, yakni sebagai ahli hadits dan ahli sirah. Di sinilah kelebihan pada riwayat-riwayat yang sahih dan tidak bertentangan dengan konsep Islam yang benar.

Keluasan ilmu dan ketajaman analisis penulis tidak diragukan lagi. Beliau mempelajari sirah Nabi 20 tahun di Fakultas Adab Universitas Baghdad. kemudian, diteruskan dalam kajian tingkat tinggi di Universitas Madinah Al-Munawarah. Sejak tahun 1976-1988 membimbing para mahasiswa pasca sarjana untuk meraih gelar master dan doktor di Universitas Madinah Al Munawarah. Tesis-tesis tersebut mengenai riwayat dalam sirah Nabi menurut ulama ahli hadits.