Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Tampilkan postingan dengan label Akbar Media. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akbar Media. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2013

Sujud Sahwi (Sujud Karena Lupa Dalam Shalat) - Al Allamah Syaikh Muhammad Bin Shalih Al-’Utsaimin




SUJUD SAHWI (SUJUD KARENA LUPA DALAM SHALAT)

AL ALLAMAH SYAIKH MUHAMMAD BIN SHALIH AL-’UTSAIMIN

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp20,000.00
diskon 30%
Rp   14,000.00

sujud karena lupa dalam shalatlupa adalah kondisi yang sering kita alami dalam kehidupan kita sehari-hari. kadang kala kita dibuat kesal karenanya dan kadang pula (tanpa sadar) kita dibuat senang olehnya. bayangkan, bila ada seseorang yang mengalami penderitaan lalu ia tidak bisa melupakannya, betapa tersiksanya ia sepanjang hidupnya. disinilah lupa memberikan ia manfaat yang tak ternilai harganya.

islam sebagai agama yang rahmatan lil alamin, selalu memberikan kasih sayang kepada umatnya terutama ketika mereka ditimpa rasa lupa, yaitu dengan memaafkan kesalahan mereka dan tidak mencatatnya sebagai dosa. nabi bersabda, “dimaafkan dari umatku, kesalahan dan kelupaan” (hr. al-hakim dalam al-mustadrak [2/198] dishahihkan oleh al-albani dalam shahihul jami’ [no. 1731]). tentu saja di sini lupa yang sebenarnya bukan yang dibuat-buat ataupun kesalahan yang direncanakan sebelumnya. Tidak ada manusia yang tidak lupa di dunia ini, bahkan nabi muhammad saja bisa lupa. beliau bersabda, “aku hanyalah manusia biasa seperti kalian, bisa lupa sama seperti kalian. apabila aku lupa maka ingatkanlah aku.” (HR Bukhari)

hanya allah saja satu-satunya zat yang tidak lupa. dia berfirman di dalam al-qur’an, “tidaklah tuhanmu itu lupa” (QS. Maryam 19 : 64).

anda semua tentu mengetahui bahwa shalat mempunyai urgensi yang sangat penting dibandingkan rukun-rukun islam yang lainnya. ia adalah hubungan yang erat antara hamba dengan tuhannya, ia mempunyai tempat yang mulia di dalam islam.

apabila seorang muslim mengerjakan dengan benar ia akan memperoleh pahala dan ganjaran serta terbebas dari kewajiban. namun bila ia lupa mengerjakan rukun-rukunnya maka diwajibkan baginya mengerjakan sujud sahwi, yaitu sujud karena lupa untuk menutupi kekosongan yang ditinggalkannya tadi karena lupa. namun sayangnya, banyak kaum muslimin yang tidak mengerti persoalan-persoalan shalat, khususnya persoalan-persoalan mengenai sujud sahwi.

oleh karena itu, buku ini kami hadirkan sebagai panduan dan bimbingan bagi umat islam dimanapun berada agar bisa melaksanakan shalat yang sesuai sunnah nabi terutama ketika ditimpa kelupaan dalam shalat.

Panduan Shalat Lengkap Dan Praktis - Ustd. Abdul Kadir Nuhuyanan




PANDUAN SHALAT LENGKAP DAN PRAKTIS

USTD. ABDUL KADIR NUHUYANAN

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp30,000.00
diskon 30%
Rp   21,000.00

Sesuai petunjuk rasulullah shalallahu ‘alaihi wasalamislam sangat memuliakan shalat dan menempatkannya di tempat tertinggi, karena shalat merupakan rukun islam yang paling penting setelah mengucap dua kalimat syahadat sebagaimana sabda rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, puasa di bulan ramadhan, dan pergi haji (ke tanah suci)”. (hr, muttafaq’alaih).

Shalat merupakan pangkal dan tiangnya ibadah yang lainnya, dan dia merupakan ibadah yang paling afdhal. oleh sebab itu, maka banyak sekali dalil-dalil yang memerintahkan untuk mendirikannya, selalu menjaganya, serta melaksanakannya tepat waktu, baik itu dari ayat-ayat al-qur’an ataupun sunnah rasulullah sendiri.
allah subhanahu wa ta’ala berfirman, “peliharalah semua shalat(mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa” (qs. al-baqarah:238). begitu pula dengan firman-nya pada ayat yang lain, “dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama-sama orang yang ruku’” (qs. al-baqarah:43). juga firman-nya: “kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya” (qs. al-ma’arij:22-23).

Kemudian wasiat terakhir nabi sebelum wafatnya adalah: “kerjakanlah shalat, kerjakanlah shalat, dan pelihara serta jagalah budak-budak yang kamu miliki” (hr. abu daud). oleh karenanya, maka shalat itu merupakan amal ibadah yang paling afdhal. rasulullah pernah ditanya tentang amalan yang paling baik, kemudian beliau menjawab: “kerjakanlah shalat tepat pada waktunya.” (hr. muslim).

Shalat adalah hubungan yang erat antara hamba dengan tuhannya, ia mempunyai tempat yang mulia di dalam islam, di dalam mengerjakannya mesti ada rasa khusyu’ (ketenangan batin) dan wajib dikerjakan dengan cara yang benar sesuai dengan yang diajarkan oleh rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah menegaskan di dalam sabdanya, “shalatlah kalian seperti shalatku”.

Apabila seorang muslim mengerjakan dengan benar ia akan memperoleh pahala dan ganjaran serta terbebas dari kewajiban. akan tetapi, banyak kaum muslimin yang tidak mengerti persoalan-persoalan shalat dengan benar. oleh karena itulah kami berupaya menghadirkan sebuah buku yang kredibel yang membahas tentang shalat secara lengkap agar bisa membimbing kaum muslimin dalam melaksanakan shalat dengan sebaik mungkin.

Hidup Sehat Dengan Shalat - Syaikh Muhammad Al-Utsaimin





HIDUP SEHAT DENGAN SHALAT

SYAIKH MUHAMMAD AL-UTSAIMIN

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp49,500.00
diskon 30%
Rp   34,650.00

Siapa yang tidak ingin sehat? tentu semua manusia menginginkan agar hidupnya selalu berada dalam kesehatan yang prima. bahkan mereka berlomba-lomba untuk menjaga kebugaran tubuh melalui olah raga fisik, agar tubuhnya tetap sehat.lihatlah bagaimana kehidupan rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam, sebagai seorang nabi dan rasul yang mengemban amanat begitu berat, dengan tingkat aktivitas kehidupan yang sangat tinggi, tapi beliau termasuk orang yang sangat jarang sekali sakitnya. bahkan beliau baru merasakan sakit ketika menjelang wafatnya. ini menandakan bahwa rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, mempunyai pola hidup yang luar biasa sehat. dan shalat merupakan salah satu kunci dari pola hidup rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang sehat.

Begitu pentingnya shalat, allah ta’ala berfirman “peliharalah segala shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. berdirilah karena allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.” (al-baqarah : 238)

Dalam ayat lain allah ta’ala berfirman “dan mintalah pertolongan (kepada allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat. dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (al-baqarah : 45).

Dalam ayat yang lain, allah ta’ala berfirman, “dan orang-orang yang memelihara shalatnya.” (al-maarij : 34).

Shalat membawa hikmah dan manfaat yang sangat besar dalam menjaga pola hidup sehat. bahkan shalat yang dikerjakan dengan baik dan khusyu, akan membentuk karakter disiplin, berakhlak mulia, tawadhu, serta sehat jasmani dan rohani.

Benarkah shalat itu menyehatkan kita? atau malah sebaliknya, kita menjadi orang yang lemah dan sering sakit-sakitan? shalat seperti apa yang mempunyai dampak bagi kesehatan jasmani dan rohani? bagaimana pula agar shalat kita khusyu? segera temukan jawabannya dalam buku ini.

Al Ijma - Al-Hafizh,Al-’Allamah Al-Faqih Ibnul Mundzir An-Naisaburi


 

AL IJMA

AL-HAFIZH,AL-’ALLAMAH AL-FAQIH IBNUL MUNDZIR AN-NAISABURI

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp27,000.00
diskon 30%
Rp   18,900.00

Kesepakatan para ulama salaf tentang hukum-hukum syariat ijma’ (konsesus) adalah kesepakatan para ulama dalam menetapkan suatu hukum dalam agama dengan merujuk pada al-qur’an dan hadits. kesepakatan ini dibuat tentu saja untuk menutupi lubang perpecahan yang terus menganga inter umat islam, antar mazhab.

Dengan adanya ijma’ kita sesame umat islam bisa hidup dengan rukun dan harmonis. bila tidak ada ijma, maka umat islam hanya akan mengisi hari-harinya dengan perdebatan panas yang tak kunjung selesai sehingga lupa terhadap hal-hal yang bersifat ashl (dasar) bahkan hal-hal yang tidak diinginkanpun bisa terjadi bila inter umat islam saling memecahkan diri satu sama lain.

Kita tak perlu takut dengan ijma’ yang batil atau sesat sehingga kita selalu bersikap “awas” terhadapnya, sebab hal tersebut insya allah tidak ada, karena nabi muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah memohon kepada allah agar melindungi umatnya dari kesepakatan-kesepakatan yang menyesatkan. nabi bersabda, “aku meminta kepada tuhanku agar umatku tidak bersepakat atas kesesatan lalu allah mengabulkannya.” (hr. qurthubi dalam jami bayanil ilmi wa fadhlihi, no: 1390) dan juga: “umatku selama-lamanya tidak akan pernah sedikitpun bersepakat atas kesesatan. oleh karena itu berjamaahlah (bersatulah) kalian karena tangan allah ada dalam jamaah.” (HR. ath-thabrani dalam al-mu’jamul kabir, no: 13623)

Lagipula yang bersepakat bukanlah orang-orang awam (masyarakat biasa) melainkan para ulama yang dipuji oleh allah. allah berfirman: “allah selalu mengangkat beberapa derajat orang-orang yang beriman dan juga orang-orang yang berilmu.” (qs. al-mujadilah: 11) sehingga dengan demikian tidak mungkin para ulama ini bersepakat atas sesuatu yang membahayakan ataupun merugikan umat islam karena mereka adalah orang-orang yang sangat takut sekali kepada allah. firman allah: “yang paling takut kepada allah di antara hamba-hamba-nya hanyalah ulama (qs. fathir: 28) sehingga umat islam pun bisa dengan tenang menjalankan hukum-hukum agama yang dihasilkan dari ijma’-ijma’ tersebut.

Ingin tahu apa saja ijma’-ijma’ para ulama salaf kita yang berkaitan dengan hukum-hukum islam, silahkan anda membaca karya monumental ini, warisan klasik islam masa lalu dari pemikir (fakih) besar yang brilian imam ibnul mundzir an-naisaburi.

Rabu, 22 Mei 2013

Ittiba' Rasulallah Saw Bagaimana Mengikuti Nabi Dengan Benar - Dr. Shalih Bin Fauzan Al-Fauzan, Et Al.



ITTIBA' RASULALLAH SAW BAGAIMANA MENGIKUTI NABI DENGAN BENAR
DR. SHALIH BIN FAUZAN AL-FAUZAN, ET AL.

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp30,000.00
diskon 30%
Rp 21,000.00

Bagaimana mengikuti nabi dengan benar?

Al-humaidi (guru imam bukhari) bercerita, ketika kami sedang bersama imam syafi’i datanglah seorang lelaki bertanya kepada beliau tentang suatu hal. lalu beliau menjawab : “dalam masalah ini rasulullah memutuskan begini dan begitu.” orang tersebut bertanya kepada beliau, “lalu bagaimana pendapat engkau sendiri?” imam syafi’i lalu berkata, “subhanallah!, apakah engkau mendapati aku berada di dalam gereja? atau engkau dapati aku di sinagog (tempat peribadahan yahudi)? aku mengatakan kepadamu bahwa dalam masalah tersebut rasulullah memutuskan begini dan begitu, lalu engkau katakan apa pendapatku?” (siyar a’lam al-nubala : 10/34).


imam malik mengatakan, “apakah setiap kali datang orang yang lebih pintar dalam berdebat lalu kita tinggalkan apa yang diturunkan malaikat jibril kepada nabi muhammad karena keahlian debat orang tersebut?” (siyar a’lam al-nubala : 8/99).

Ini hanyalah beberapa penggal kisah yang menceritakan bagaimana sikap para ulama rabbani dalam mengikuti dan meneladani (ittiba’) rasulullah saw dan meyakini kebenaran mutlak yang dibawa oleh beliau dan membuang jauh-jauh apa-apa yang dating selain dari beliau, “aku tidak akan mengikuti hawa nafsu kalian, sungguh tersesatlah aku jika berbuat demikian dan tidaklah pula aku termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk.” (al an’am:56), “jika kamu (benar-benar) mencintai allah, ikutilah aku (muhammad), niscaya allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu. allah maha pengampun lagi maha penyayang.” (ali imran:31)

Di jaman sekarang ini -- sebagaimana yang disabdakan nabi, “ketika islam datang pertama kali, ia dianggap aneh dan suatu saat nanti akan menjadi aneh kembali. “(syarah muskil atsar, no: 689) – umat islam yang menganggap aneh ajaran islam sehingga berpaling dari rasulullah saw terbagi menjadi dua, ada yang mengidolakan dan fanatik mengikuti serta meneladani tokoh kafir dan segala ajarannya sebagai pedoman hidup mereka lalu menjadikan rasulullah sekedar “pajangan” dalam kehidupan mereka agar status keislaman mereka tidak hilang. dan ada pula yang mengidolakan dan fanatic mengikuti serta meneladani para ulama, syeikh, ustadz, dan segala ajaran mereka sebagai panduan hidup mereka sampai-sampai mereka malah meninggalkan rasulullah beserta ajaran-ajarannya. rasulullah saw sendiri hanya dijadikan “iklan komersial yang menarik” agar umat islam tertarik dan tunduk pada hawa nafsu si syeikh, kiyai, atau ustadz tadi. sungguh aneh memang! tapi itulah kenyatannya.

Sebagai umat islam sejati tentu anda tidak ingin bukan terjebak dalam kesesatan-kesesatan semacam itu. oleh karena itu, dengan membaca buku ini anda akan menemukan kembali kemurnian ajaran rasulullah sehingga anda bias mengikuti beliau dengan benar dan tanpa harus tertipu oleh segala macam hiasan-hiasan semu yang dianggap kebenaran selama ini.

Sejarah Islam - Ahmad Al-Usairy




SEJARAH ISLAM
AHMAD AL-USAIRY

Penerbit
AKBAR MEDIA

HARGA
Rp72,500.00
diskon 30%
Rp 50,750.00

Sesungguhnya upaya kodifikasi sejarah islam telah mengalami distorsi, baik masa lalu maupun sekarang. telah lama kita mengharapkan tulisan tentang sejarah islam dalam bentuk yang bersih dari penyimpangan. buku karya ahmad al-usairy ini adalah upaya penulis untuk mengumpulkan sejarah kita yang bercerai-berai dan terserak, ke dalam sebuah buku yang sederhana dan lengkap.


Buku sejarah islam ini membicarakan tentang sejarah masa lampau, sejak zaman nabi adam as. yang diturunkan oleh allah swt ke dunia, lalu berlanjut dengan kisah para nabi yang mulia. kemudian diungkapkan sejarah kehidupan rasulullah saw yang harum. dilanjutkan dengan sejarah kebangkitan dan keruntuhan umat dalam berbagai periode sampai dengan masa sekarang.


Selain itu, kelebihan buku ini dari buku-buku sejenis adalah diungkapkannya kondisi dunia islam saat ini, permasalahan dan deritanya. juga dibicarakan tentang minoritas muslim di beberapa negara non muslim dan apa kewajiban kita terhadap mereka.