Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Tampilkan postingan dengan label Tazkiyatun-Nufus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tazkiyatun-Nufus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Maret 2014

Thohurun Insya Allah - 'Abdullah bin 'Ali al-Ju'aitsin


Judul     : Thohurun Insya Allah
Penulis : ''Abdullah bin 'Ali al-Ju'aitsin
Ukuran : 15.5 X 23.5 cm
Kover : Soft
Berat : 400 gr
Jumlah Halaman : XII + 302 Lembar B/W 
Jenis Kertas : HVS
Harga : Rp 20.000,- (Diskon 30%) Rp 14.000,-



"Menjadi Pribadi yang Tegar di Tengah Badai Duka"





Sudah menjadi rahasia umum bahwa ketika sehat, seseorang cenderung melupakan cara hidup sehat dan mengabaikan perintah Allah Ta’ala; sedangkan pada kondisi sakit dia cenderung beranggapan negatif terhadap sakitnya, bahkan berburuk sangka kepada-Nya. Padahal, seorang Muslim dituntut untuk selalu berpandangan dan bersikap positif terhadap segala yang dialaminya.
Buku ini lahir untuk meluruskan pemahaman negatif, yang jelas-jelas keliru, terhadap sakit. Pembahasannya sangat mencerahkan dan menyadarkan kita betapa sakit yang jika dilihat secara kasat mata begitu memprihatinkan, ternyata mengandung banyak kebaikan. Perenungan-perenungan di dalamnya mengajarkan kepada kita perspektif lain tentang kesabaran. Tidak sekadar teori, pembahasan dalam buku ini juga sarat dengan kita kiat-kiat Islami agar selalu tegar dalam menghadapi sakit. Buku ini dilengkapi juga dengan metode penyembuhan Nabawi melalui ruqyah syar’iyah dan do’a, serta pembahasan beberapa ibadah yang secara khusus ditujukan bagi orang yang sakit.
Dikemas secara persuasif dan berdasarkan dalil dari al-Qur-an, hadits-hadits Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, atsar para Sahabat radhiallaahu ‘anhum, serta ijtihad sebagian ulama Salafush Shalih, buku ini menjadi sangat penting untuk dibaca. Kalimat demi kalimatnya akan membijakkan kita dalam melihat dan menyikapi segala musibah yang menimpa, terutama sakit. Dan pada gilirannya, diharapkan kita menjadi pribadi yang mampu selalu bersyukur dan sabar serta optimis dalam menghadapi segala musibah dan ujian. Wallâhu a’lam.


Senin, 24 Maret 2014

Penyebab Rusaknya Amal - Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali


 

Judul     : Penyebab Rusaknya Amal
Penulis : 'Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali
Ukuran : 11 X 15,5cm
Kover : Soft
Berat : 80 gr
Jumlah Halaman : XVII + 102 Lembar B/W 
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 13.000,- (Diskon 30%) Rp 9.100,-




Ibadah dalam Islam tidak bisa diterima kecuali memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas hanya kepada Allah Ta'ala dan ittiba? (mengikuti contoh dari Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam)



Sesungguhnya kebahagiaan abadi seseorang hamba adalah ia berada dalam Surga yang luasnya seluas langit dan bumi. Dan ini tidak bisa dicapai kecuali dengan beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di atas ilmu. Ibadah dalam Islam tidak bisa diterima kecuali memenuhi dua syarat, yaitu ikhlas hanya kepada Allah Ta'ala dan ittiba? (mengikuti contoh dari Rasulullah Shallallaahu 'Alaihi Wasallam). Sehingga, tanpa dipenuhinya dua syarat ini, maka ibadah seorang Muslim sia-sia dan tertolak.

Untuk itulah, kami persembahkan di hadapan para pembaca sebuah risalah yang berjudul Penyebab Rusaknya Amal Menurut al-Qur-an dan as-Sunnah yang Shahih, yang kami terjemahkan dari kitab Mubthilaatul A'maal fii Dhau-il Qur-aan al-Kariim was Sunnah ash-Shahiihah al-Muthahharah karya Syaikh Salim bin 'led al-Hilali, dengan kajian yang mudah dipahami.

Buku ini kami terbitkan agar para pembaca dapat mengetahui penyebab rusaknya amal seorang Muslim. Yang mana di saat ini kondisi sebagian besar kaum Muslimin tidak mengetahui apa yang ada dalam agama mereka. Sehingga, banyak dari mereka melakukan hal-hal yang bertentangan dengan syari'at, bahkan merusak amalan mereka.

Buku ini berisi penjelasan bagaimana para Salafush Shalih merasa takut jika amalan-amalan mereka batal tanpa terasa, dan bagaimana mereka menyikapinya. Selain itu, penulis pun merinci pembatal-pembatal amal, yang kesemuanya dipaparkan dengan disertai dalil.

Canda Nabi dan Orang-Orang Shalih - As-Sayyid bin Ahmad Hamudah


Judul     : Canda Nabi dan Orang-Orang Shalih
Penulis : 'As-Sayyid bin Ahmad Hamudah
Ukuran : 14.5 X 20.5 cm
Kover : Chemical Emboss
Berat : 190 gr
Jumlah Halaman : XXVI + 132 Lembar B/W
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 25.000,- (Diskon 30%) Rp 17.500,-



"Canda ibarat garam dalam makanan. Meskipun teerkesan kecil, tetapi kehadirannya begitu berarti untuk menyempurnakan kehidupan selama dihadirkan secara tepat. Karenanya, canda seorang Muslim harus terpuji, tidak mengandung dosa, dan tidak menyebabkan terputusnya silaturahim."


Hidup terasa hambar dan datar tanpa adanya humor dan canda. Sebagai pelengkap interaksi sosial, kehadiran canda akan seperti garam dalam masakan; harus dibubuhkan secara proporsional.  Sejatinya canda mampu menjadi instrumen pengokoh persahabatan, penghibur kedukaan, dan hal-hal positif lainnya. Lebih dari itu, canda seorang Muslim harus bernilai ibadah di sisi Allah Ta`ala. Karenanya, canda harus sesuai dengan syari’at Islam, serta harus dilakukan dalam kadar kuantitas, kualitas, dan penyajian tertentu sehingga menjadi penyedap kehidupan.
Buku Agar Canda Mulia ini hadir untuk menyempurnakan sekaligus mengafdhalkan canda-canda kita. Pemaparannya yang lugas akan menyadarkan kita bahwa canda di dalam Islam tidak selalu identik dengan tawa dan jenaka, apalagi berbumbu dusta, tetapi juga tersemat kearifan, kebenaran, dan kebijaksanaan. Bahasan demi bahasannya akan membimbing kita kepada konsep canda yang bernilai ibadah di sisi-Nya. Isinya pun dilengkapi dengan penjelasan konsep canda di dalam Islam, jenis-jenis canda, kaidah-kaidah dalam bercanda, serta potret canda Nabi shallallaahu `alaihi wasallam, Sahabat, dan imam-imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah dahulu hingga sekarang. Tertuang pula fatwa-fatwa terkait sebagian canda yang umum dilakukan dan pemaparan hadits-hadits dha’if seputar canda yang dinisbatkan kepada baginda Rasulullah shallallaahu `alaihi wasallam.

Dengan membaca buku ini, kita akan memahami canda secara komprehensif. Sehingga kita dapat memilih mana canda yang proporsional, mana canda yang harus ditinggalkan, dan mana canda yang pantas diucapkan. 

62 Amalan Pembuka Pintu Surga - Abdullah bin Ali al-Ju'aitsin


Judul     : 62 Amalan Pembuka Pintu Surga
Penulis : 'Abdullah bin Ali al-Ju'aitsin
Ukuran : 14.5 X 20.5 cm
Kover : Soft
Berat : 180 gr
Jumlah Halaman : XXIII + 207 Lembar B/W
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 25.000,- (Diskon 30%) Rp 17.500,-

“... Masuklah kamu ke dalam Surga itu disebabkan apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. An-Nahl: 32)




Masuk Surga adalah dambaan setiap orang, tetapi Surga tidak mudah dimasuki karena sangat mahal harganya. Namun, berkat kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman, jalannya dimudahkan dan diperbanyak sehingga kita dapat memilih dan mengumpulkannya sesuai dengan kemampuan dan kelebihan yang kita miliki. Jalan itu berupa amalan-amalan ibadah, baik fardhu maupun sunnah, yang dalam buku ini disebutkan tidak kurang dari 62 jalan dan amalan berdasarkan dalil dari al-Qur-an dan as-Sunnah. 

Amalan apa sajakah itu?

Apakah Anda termasuk orang yang mengamalkannya? 

Silakan simak baik-baik pemaparannya dalam buku ini, semoga Anda termasuk orang yang mengamalkannya. Amin.

Kamis, 20 Maret 2014

76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa - l-Imam al-Hafizh adz-Dzahabi


Judul Buku : 76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa
Penulis       : Al-Imam al-Hafizh adz-Dzahabi
Penerbit     : Darul Haq
Tebal Buku : xl + 204 hal
Harga        : Rp 50.000,- Diskon 30% Rp 35.000,-

Kitab al-Kaba`ir (dosa-dosa besar) karya Imam al-Hafizh adz-Dzahabi, telah diterbitkan oleh berbagai penerbit di tanah air, akan tetapi sangat disayangkan, ternyata naskah yang telah diterbitkan bukan al-Kaba`ir yang asli yang telah ditulis oleh Imam adz-Dzahabi RA, melainkan yang telah ditambah dengan hadits-hadits dha'if bahkan maudhu', serta dibumbui kisah-kisah yang tak jelas juntrungannya, dan justru naskah inilah yang telah terlanjur beredar di dunia Islam. Ini dari satu sisi. Dari sisi yang lain, justru sebagian hadits shahih dan hukum-hukum hadits dalam naskah tersebut -yang merupakan hasil kesimpulan dari penelitian Imam adz-Dzahabi terhadap masing-masing hadits-, telah dibuang. Maka ini adalah kezhaliman yang buruk terhadap Imam besar ini. Dan setelah itu, kami bersyukur kepada Allah atas taufiqNya, karena buku 76 Dosa Besar yang Dianggap Biasa yang kami terbitkan ini, adalah terjemahan dari naskah al-Kaba`ir asli milik adz-Dzahabi, yang tidak ditambah dan dikurangi, dan hanya berdasarkan al-Qur`an dan as-Sunnah yang shahih dalam pandangan penulis. Dalam al-Kaba`ir edisi kami ini, tergambar tipikal seorang ulama Ahlus Sunnah sejati, apalagi pakar hadits sekaliber adz-Dzahabi, yang sangat ekstra hati-hati dalam memilih dan mengambil hadits sebagai dalil dari suatu masalah. Karena itu, sajian buku ini sangatlah mudah dan simpel, tepat untuk semua kalangan.

Selasa, 07 Januari 2014

Zuhud Cahaya Qalbu - Al-Imam Ahmad bin Hambal



Judul     : Zuhud Cahaya Qalbu 
Penulis : 'Al-Imam Ahmad bin Hambal
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman :bs-hrd. Cvr. 462
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 50.000,- (Diskon 30%) Rp 35.000,-

Dari Thawus, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Zuhud di dunia akan me-nenangkan hati dan badan, sedangkan kesenangan kepada dunia memanjangkan kekhawatiran dan kesedihan.”

Dari Al-Qamah bin Martsad, dia berkata, “Sekiranya seluruh penghuni bumi menangis, maka air mata mereka tidak dapat menyamai air mata Daud Alaihis-Salam ketika beliau melakukan kesalahan. Sekiranya air mata seluruh penghuni bumi dan Daud dikumpulkan, maka hal itu tidak dapat menyamai air mata Adam Alaihis-Salam ketika beliau diturunkan dari surga.”

Dari Muhajir Al-Amiry, dari Ali bin Abu Thalib, dia berkata, “Sesuatu yang paling kutakuti atas diri kalian ialah dua hal: Angan-angan yang panjang dan mengikuti hawa nafsu. Angan-angan yang panjang dapat melalaikan akhirat, sedangkan mengikuti hawa nafsu dapat menghalangi dari kebenaran. Ingatlah, sesungguhnya dunia ini akan ditinggalkan dan akhirat akan datang. Masing-masing di antara dunia dan akhirat memiliki anak. Jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia, karena pada saat sekarang ada amal dan tidak ada hisab, sedangkan esok ada hisab tidak ada lagi amal.”

Abu Muslim Al-Khaulany berkata, “Zuhud di dunia itu bukan dengan cara mengharamkan yang halal dan mengabaikan harta, tapi zuhud di dunia itu ialah apa yang ada di tangan Allah lebih kuat dari apa yang ada di tanganmu, dan jika engkau ditimpa musibah, engkau adalah orang yang paling mengharapkan pahalanya dan simpanannya, sekiranya saja musibah itu tetap menimpamu.”

Dan masih banyak sentuhan-sentuhan zuhud dari lautan hati yang membentang luas, yang dapat Anda serap dari kitab karangan seorang imam besar, Ahmad bin Hanbal , kitab paling bagus dari seluruh kitab tentang zuhud.

 

Ujian Hati - Dr. Nashir bin Sulaiman Al-Umar


Judul     : Ujian Hati 
Penulis : 'Dr. Nashir bin Sulaiman Al-Umar
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sk. 96
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Hati yang didalamnya terdapat dua materi adalah hati yang imannya belum mantap dan pelitanya belum menyala. Ia belum memurnikan dirinya untuk kebenaran yang karenanya Allah mengutus para rasul. Ia adalah hati yang berisi materi kebenaran dan hal yang sebaliknya.

Terkadang ia lebih dekat dengan kekafiran daripada dengan keimanan. Dan pada kali lain, ia bisa lebih dekat dengan keimanan daripada dengan kekafiran. Karena itu, ia akan dikuasai oleh yang memenangkan pergaulan antara keduanya.

 

Telepon Cinta - Ummu Abdirrahman bin Abdillah


Judul     : Telepon Cinta 
Penulis : 'Ummu Abdirrahman bin Abdillah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd.112
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 11.500,- (Diskon 30%) Rp 8.050,-

Cinta itu meskipun yang mengalaminya merasa nikmat, tetapi ia termasuk siksaan yang terberat, seorang penyair bersenandung:

“Tak seorang pun di muka bumi yang lebih sengsara dari seorang yang sedang dilanda cinta, meskipun ia mendapati cinta itu manis rasanya. Setiap saat engkau lihat ia selalu menangis, entah karena enggan berpisah atau karena rindu yang membara. Jika sang kekasih jauh, ia menangis karena rindu, jika dekat ia menangis karena takut berpisah.”


Buku yang ada di tangan pembaca ini, menuangkan kisah pertaubatan gadis dari cinta yang menyengsarakannya pada cinta yang membuatnya bahagia. Mulanya berat. Berkali-kali ia gagal. Tetapi akhirnya, atas pertolongan Allah ia bertemu dengan seorang Muslimah yang menuntunnya dengan nasihat-nasihat emas. Kini. ia telah memiliki cinta sejati, cinta kepada Ilahi Rabbi. Pembaca, sungguh Andapun dapat mengikuti jejaknya. Rasakanlah, betapa tenangnya jiwamu ketika telah mendapatkan cinta-Nya. Dan mulailah kelana cintamu pada-Nya dengan mengambil pelajaran dan mempraktekan nasihat-nasihat yang ada di buku ini.
 

Senin, 06 Januari 2014

Tanda & Bukti Cinta - Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah



Judul     : Tanda & Bukti Cinta 
Penulis : 'Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sk. 80
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Jika cinta semakin kuat, maka pengorbanan itu dilakukan dengan suka rela dan penuh keridhaan. Jika cinta itu tertanam di dalam hati secara mantap, maka pengorbanannya sudah menjadi tuntutan dan permintaan, yang seakan-akan harus diambilnya dari orang yang dicintai. Kalau perlu dia harus mengorbankan nyawanya demi orang yang dicintai, seperti pengorbanan para shahabat tatkala melindungi diri Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dalam peperangan, sekalipun untuk itu mereka harus mati terbujur di sekeliling beliau. Dikatakan dalam sebuah syair.

“Kupunya sekeping hati yang ditebari cinta karena cinta dia rela menghadapi penyiksa cinta menebus dirimu dengan pengorbanan jiwa kan kutebus pula dengan sesuatu di atas jiwa.”

 

Stop Boros - 'Dr. Abdullah bin Ibrahim Ath-Thariqi


Judul     : Stop Boros 
Penulis : 'Dr. Abdullah bin Ibrahim Ath-Thariqi
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 176 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 17.000,- (Diskon 30%) Rp 11.900,-

Manusia bertabiat condong kepada materi. Kebiasaan menumpuk harta dan memandang sesuatu dari dimensi materi merupakan fenomena masyarakat modern. Dengan hartanya itu, mereka melampiaskan kesenangan dan ambisinya. Hampir dapat dipastikan, mereka membelanjakan hartanya untuk hal-hal yang tidak bermanfaat dan mubazir sifatnya.

Perilaku ini, menggejala sampai pada masyarakat lapisan bawah yang juga antusias mengunjungi pasar-pasar, mal-mal, dan lain sebagainya. Walaupun hanya sekedar jalan-jalan dan cuci mata. Namun tidak sedikit diantara mereka yang berandai-andai ingin membeli ini dan itu sebelum menerima gaji. Membeli dan menggunakan sustu produk yang lagi ngetren memacu dahaga mereka untuk berbelanja. Ternyata gaya hidup boros menghantui semua lapisan masyarakat kita.

Jika kita perhatikan kehidupan di sekitar kita, gaya hidup boros sangat lekat pada dunia hiburan. Bahkan dunia hiburan menempati ranking teratas dalam membrangkutkan ekonomi umat. Realitas tersebut menjadi ajang perlombaan diantara manusia. Bagaimana secarik tiket hiburan VIP untuk menyaksikan seorang selebritis internasional seharga 6 juta melayang di sekitar perut lapar anak-anak jalanan yang bertelanjang kaki? Adakah mereka sangat antusias mengikuti bayang-banayng fatamorgana kemaskiatan ketimbang menyantuni saudara yang makin papa? Adakah kemusykilan ini berakhir?

Meski buku ini tidak senilai secarik tiket VIP, insya Allah dapat menggugah kesadaran kita bersama untuk menatap masa depan yang lebih cemerlang, dengan menggunakan rezeki yang Allah amanahkan di jalan-Nya. Jalan yang jauh dari sikap boros dan berkompaskan pada amar ma'ruf nahi munkar.

 

Minggu, 05 Januari 2014

Selancar Taqwa - Dr. Abdul Adzim Badawi



Judul     : Selancar Taqwa
Penulis : 'Dr. Abdul Adzim Badawi
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 316 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 23.000,- (Diskon 30%) Rp 16.100,-

Takwa adalah wasiat dari Allah Ta'ala kepada manusia generasi pertama hingga manusia generasi terakhir. Rasulullah Shallallah u Alaihi wa Sallam juga berwasiat seperti itu kepada kaum Muslimin,”Aku wasiatkan kalian hendaknya bertaqwa kepada Allah, mendengar dan taat, kendati kalian dipimpin oleh budak Habasyah. barangsiapa diantara kalian hidup (sesudah ini), ia akan melihat banyak pertentangan. Karena itu, hendaklah kalian berpegang teguh kepada Sunnahku dan Sunnah Khulafaur Rasyidin yang diberi petunjuk. Pegang sunnah tersebut kuat-kuat. Tinggalkan hal-hal baru yang diada-adakan, karena semua bid'ah adalah kesesatan.”

Para salafush shalih mengejawantahkan wasiat Allah dan Rasul-Nya tersebut. Mereka saling menasihati sesama mereka agar bertaqwa kepada Allah Ta'ala. Seorang saudara kandung berwasiat seperti itu kepada saudaranya, seorang ayah kepada anaknya, dan seseorang kepada tetangganya. Allah Azza wa Jalla menyuruh hamba-hamba-Nya bertaqwa kepada-Nya di banyak ayat dan menyebutkan bahwa taqwa menghasilkan banyak sekali kebaikan di dunia maupun di akhirat.

Jadi, tujuan penciptaan manusia ialah agar mereka beribadah kepada-Nya ialah bertaqwa kepada-Nya. Jika kedua tujuan tersebut kita gabungkan, maka dapat kita katakan bahwa Allah tidak menciptakan manusia, melainkan agar mereka bertaqwa kepada-Nya.

Dari sinilah, setiap orang Muslim harus segera mendapatkan sifat-sifat taqwa agar ia termasuk orang-orang yang mewarisi surga. Insya Allah, buku ini menyematkan taqwa dengan kental di hati Anda. Karena taqwa sebaik-baik bekal nagi orang-orang berakal.

 

Sabtu, 04 Januari 2014

Saya Ingin Bertaubat Dari Narkoba Tetapi... - Dr. Al Ahmady Abu An Nur


Judul     : Saya Ingin Bertaubat Dari Narkoba Tetapi...
Penulis : 'Dr. Al Ahmady Abu An Nur
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 228 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 22.000,- (Diskon 30%) Rp 15.400,-

Allah menganugerahkan akal yang menyimpan kekuatan supercanggih kepada manusia. Dengan akal itulah, manusia dapat mengembangkan seluruh potensi dirinya, tampil dengan identitas kemanusiaan, bertindak dengan bijak, menghasilkan karya-karya monumental, mengungkap rahasia kebesaran Allah Ta'ala yang bertebaran di semua tempat, mengadakan temuan-temuan baru, mampu membedakan antara kebaikan yang harus diikuti dengan keburukan yang harus ditinggalkan, dan hal-hal lain yang tak kalah pentingnya. Begitulah, akal memegang peran vital dalam kehidupan manusia. Karena itu, Islam menjaganya dari apa saja yang merusaknya agar ia tetap mampu menjalankan tugas aslinya.

Namun, orang-orang jahat menyusun konspirasi untuk merusak akal manusia, terutama akal kaum muslimin dengan memproduksi zat-zat yang menghilangkan fungsinya, di antaranya zat yang sekarang populer dengan nama NARKOBA, kemudian mereka mnyebarkannya terutama ke kalangan generasi muda. Akhirnya terbentuklah generasi tanpa akal, tanpa kepribadian, cuek, egois, dan tidak menghargai dirinya apalagi menghargai orang lain. NARKOBA melanda Indonesia dewasa ini, negeri yang mayoritas penduduknya beragama islam tidaklepas dari konteks konspirasi tangan-tangan jahat.

Kenapa petaka NARKOBA sampai terjadi? Kenapa pertahanan kita sedemikian rapuhnya hingga mudah dibobol para perusak dengan senjata NARKOBA ini? Langkah-langkah strategis apa yang harus kita lakukan menghadapi virus NARKOBA dan mengantisipasikan pada masa mendatang? Bagaimana hukum Islam dan pendapat para ulama tentang hal-hal yang terkait dengan NARKOBA; hukum NARKOBA itu sendiri, mengkonsumsinya, memproduksinya, mendanainya, memilikinya, mengangkatnya, memperdagang-kannya, menyebarkannya, dan menyelundupkannya? Solusi seperti apa yang diberikan Islam bagi penangan-an NARKOBA? Bagaimana metode praktis penyembuhan para pengguna dan pecandu NARKOBA?Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya.

Nah buku yang Anda baca sekrang menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Buku ini adalah hasil pengalaman di Mesir dan ditulis oleh sebuah tim ahli. Selamat membaca, semoga bermanfaat.

 

Jumat, 03 Januari 2014

Pengemis Antara Kebutuhan & Penipuan - Muhammad bin Shalih Ash-Shai'ari



Judul     : Pengemis Antara Kebutuhan & Penipuan
Penulis : 'Muhammad bin Shalih Ash-Shai'ari
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 158 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 14.500,- (Diskon 30%) Rp 10.150,-

Banyak faktor yang menyebabkan timbulnya kemiskinan. Ada yang mengatakan bahwa, kemiskinan disebabkan oleh tidak adilnya pendistribusian penghasilan diambah lagi dengan penumpukan kekayaan sehingga hanya orang-orang kaya yang dapat hidup secara layak, bahkan cenderung berlebih-lebihan. Sedang di sisi lain kita melihat orang-orang yang hidupnya sangat kekurangan. Banyak di antara mereka yang harus bersusah payah untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari karena beratnya beban kehidupan membuat mereka mengambil jalan pintas untuk mendapatkan uang. Baik dengan cara yang legal maupun melanggar hukum.

Cara yang paling mudah, cepat dan tidak melanggar hukum untuk mendapatkan uang ialah dengan cara mengemis. Mengemis tidak memerlukan keahlian khusus, hanya dengan menengadahkan tangan.Itulah yang menyebabkan orang tergoda untuk mengemis.

Mengemis tidak hanya dilakukan oleh orang-orang yang benar-benar membutuhkan. Orang yang malas bekerja keras menjadikan mengemis sebagai profesi. Banyak modus operasi yang mereka praktekkan dalam mengemis. Bahkan ada yang mencampurnya dengan penipuan, untuk mendapatkan belas kasihan.

Kita tidak dapat menyamaratakan mereka karena di antara mereka memang ada yang benar-benar memerlukan pertolongan. Mereka adalah orang-orang yang mempunyai hak pada harta orang-orang kaya.

Masalah pengemis adalah masalah kita bersama, bukan hanya urusan pemerintah. Tetapi kita harus bijaksana dalam menyikapinya sehingga kita tidak menjadi korban penipuan.

Syaikh Shalih bin Abdullah Al Utsaim menguraikan berbagai dimensi pengemis dengan segala problematikanya. Beliau memberikan solusi kepada kita bagaimana seharusnya menyikapi pengemis sehingga kita terbebas dari celaan menelantarkan orang miskin dan selamat dari penipuan para pengemis gadungan.
 

Obat Lemahnya Iman - 'Muhammad Shalih Al-Munajjid


Judul     : Obat Lemahnya Iman 
Penulis : 'Muhammad Shalih Al-Munajjid
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 112 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 9.000,- (Diskon 30%) Rp 6.300,-

Kedurhakaan dan dosa-dosa telah menggerogoti iman. Malas beribadah dan cenderung melalaikan kewajiban telah menghempaskan iman dari mahligai taqwa. Hati yang beku, kaku dan keras laksana karang yang tak luluh diterpa badai nasihat. Ini adalah tanda iman yang lemah dan rapuh. Apa sebab-sebabnya dan bagaimana menyembuhkannya. Insya Allah, buku ini menjadi obatnya.

 

Meraih Derajat Wali Allah - Muhammad Ismail Al Muqadam


Judul     : Meraih Derajat Wali Allah
Penulis : Muhammad Ismail Al Muqadam
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 372 hlm/besar
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 35.000,- (Diskon 30%) Rp 24.500,-

Waliyullah secara istilah berarti orang yang dekat, mencintai, dan mendapat pertolongan Allah. Allah memberi petunjuk kepada wali-Nya agar menaati, mencintai, dan menolong agama-Nya. Seorang waliyullah harus beriman kepada Allah, mendekatkan diri kepada-Nya dengan ketaatan, meninggalkan segala yang dilarang-Nya, dan membenci segala sesuatu yang diada-adakan dalam agama (bid'ah).

Di antara syarat untuk menjadi waliyullah bukanlah terbebas dari dosa. Seorang waliyullah bisa saja bersalah. Tidak wajib bagi seseorang untuk mempercayai segala sesuatu yang dikatakan waliyullah, kecuali nasihat yang disampaikannya bersumber dari Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya.

Perwalian itu juga bertingkat-tingkat sesuai dengan keimanan. Jika keyakinan seorang hamba meningkat menuju kesempurnaan dan kebaikan serta bertambah ketakwaannya, maka perwalian dan kecintaan Allah kepadanya bertambah.

Seorang waliyullah adalah orang yang sanggup menahan derita demi sebuah kebenaran, misalnya, Imam Ahmad Rahimahullah. Mereka juga orang yang peduli terhadap ilmu dan jihad, misalnya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah. Mereka tidak takut menghadapi kemiskinan dan kelaparan demi menuntut ilmu dan berjihad. Para waliyullah berjihad laksana singa di siang hari, dan di malam hari menangis di hadapan Tuhannya.

Untuk mengetahui rahasia kesuksesan mereka, mari kita dengan penuturan Ibnul Qayyim Rahimahullah,”Ketahuilah, sesungguhnya seorang hamba mampu menempuh langkah-langkah perjalanan menuju Allah adalah karena tekad serta hasratnya, bukan karena tubuhnya. Pada hakikatnya, taqwa adalah taqwanya hati, bukan taqwanya anggota tubuh. Allah Ta'ala berfitman,

“Demikianlah (perintah Allah) Dan barangsiapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati.” (Al-Hajj:32)

Buku ini menjelaskan secara rinci tentang semangat para waliyullah dan cara meraihnya. Bagaimana semangat para waliyullah dalam menuntut ilmu, beribadah dan berjihad dapat Anda temukan dalam buku ini. Dengan membaca buku ini Anda akan terinspirasi dan termotivasi mencontoh para waliyullah, baik dalam menuntut ilmu, ibadah dan jihad.
 

Menyucikan Dosa Dengan Shalat Taubat - Abu Maryam As-Sayid Ibrahim


Judul     : Menyucikan Dosa Dengan Shalat Taubat
Penulis : 'Abu Maryam As-Sayid Ibrahim
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 76 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Siapakah orangnya yang senantiasa selamat dari fitnah dunia? Siapakah orangnya yang tak pernah berbuat dosa? Siapakan orangnya yang sepanjang hidupnya selalu suci?

Wahai pemilik dosa-dosa, dimana air matamu? Apa dayamu jika ruh telah sampai kerongkongan? Apa bekalmu jika dipanggil ke alam baka? Apa pula bekalmu, saat menghadap Allah, Tuhan alam semesta?

Sebelum terlambat. Sebelum hati keras membeku seperti batu. Sebelum kematian menutup segenap pintu. Mari, sucikan dosa-dosa dengan shalat taubat.

Sebesar apapun dosa hamba, jika ditaubati Allah akan ampuni. Demikian janji-Nya dalam kitab suci.
 

Menuju Shirathal Mustaqim - Syaikh Dr. Bisyr bin Fahd Al-Bisyr



Judul     : Menuju Shirathal Mustaqim 
Penulis : 'Syaikh Dr. Bisyr bin Fahd Al-Bisyr
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 96 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 8.500,- (Diskon 30%) Rp 5.950,-

Tidak semua orang Islam dengan sendirinya telah berada pada shirathal mustaqim ‘jalan yang lurus'. Bahkan Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam berdasarkan wahyu Allah meramalkan umatnya akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya tersesat masuk neraka, terkecuali satu golongan saja. Dalam kesempatan lain, Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam mempertegas dengan ilustrasi garis lurus shirathal mustaqim , sedang di sisi kanan-kirinya garis-garis lain yang bengkok.

Dengan membaca buku ini berarti Anda tahu cara menggapai shirathal mustaqim , sekaligus bagaimana menghindari jalan-jalan lain yang bengkok berdasarkan dalil-dalil Al-Qur'an dan hadits shahih.
 

Menggugah Semangat Qiyamullail - Muhammad bin Shalih Ash-Shai'ari



Judul     : Menggugah Semangat Qiyamullail
Penulis : 'Muhammad bin Shalih Ash-Shai'ari
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 304 hlm/besar
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 31.000,- (Diskon 30%) Rp 21.700,-

Dalam Tafsir Al-Qurthuby disebutkan perkataan Al-Ahnaf bin Qais, “Aku mencoba membanding-bandingkan amalku dengan amal para penghuni surga. Ternyata di sana ada perbedaan yang sangat mencolok, setelah aku membuat perbandingan dengan sebagian orang di antara mereka.” Lalu dia membaca firman Allah, “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam, dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” Padahal Al-Ahnaf dikenal sebagai orang yang rajin shalat malam.

Memang, qiyamullail termasuk salah satu ciri kelebihan orang-orang yang shalih, yang dijamin masuk surga. Mereka hampir tidak pernah meninggalkannya, termasuk pula ketika jihad dan dalam perjalanan. Mereka sadar betul bahwa qiyamullail memiliki keutamaan dan pahala yang besar.

Yang pasti, Allah membangga-banggakan hambanya yang shalat malam kepada para malaikat, sembari tersenyum. Pintu-pintu langit dibuka lebar-lebar bagi hamba yang bermunajat di tengah keheningan malam.


Masih banyak manfaat lain dari qiyamullail atau berbagai masalah yang berkaitan dengannya yang dikupas di dalam buku ini. Insya Allah, dapat menggugah semangat bagi orang yang mengharapkan keberuntungan akhirat.
 

Menggapai Hidayah - Dr. Fadhil Ilahi



Judul     : Menggapai Hidayah
Penulis : Dr. Fadhil Ilahi
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 214 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 14.000,- (Diskon 30%) Rp 9.800,-

Nabi yang mulia Shallallahu Alaihi wa Sallam menjelaskan, siapa saja yang menunjukkan pada suat kebajikan niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya. Diriwayatkan oleh Imam Al Bukhari dari Sahal bin Sa'ad Radhiyallahu anhu sesungguhnya Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda kepada Ali Radhiyallahu Anhu ketika beliau menyerahkan bendera Islam pada peristiwa Perang Khaibar. “Laksanakan perintah yang telah dipercayakan padamu sampai kamu turun di kampung halaman mereka, kemudian ajaklah mereka masuk agama Islam, dan beritahukan kepada mereka hak-hak Allah atas mereka. Demi Allah, jasamu terhadap seseorang yang mendapatkan petunjuk dari Allah adalah lebih baik bagimu daripada onta-onta yang berwarna indah.”

 

Mengapa Saya Harus Shalat ? - Dr. Abdul Adzim Badawy



Judul     : Mengapa Saya Harus Shalat ?
Penulis : 'Dr. Abdul Adzim Badawy
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : 88 hlm/sedang
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 6.000,- (Diskon 30%) Rp 4.200,-

Allah menguji hamba-Nya dengan syahwat dan sebab-sebabnya, dari dalam maupun dari luar dirinya, maka sudah ada ketetapan kesempurnaan rahmat dan kemurahannya bagi hamba, dengan menyediakan hidangan yang menghimpun semua warna, persembahan, selera dan pemberian. Allah menyeru hamba untuk mengerjakannya lima kali setiap harinya, menjadikan setiap warna dari warna-warni hidangan itu sebagai kelezatan, manfaat dan kemaslahatan bagi hamba yang diseru untuk menyantap hidangan tersebut, yang tidak dia dapatkan dalam warna lain, agar kelezatan itu menjadi sempurna dalam setiap warna dari warna-warni ubudiyah.

Tidak dapat diragukan bahwa shalat merupakan kesenangan hati bagi orang-orang yang mencintainya dan merupakan kenikmatan roh bagi orang-orang yang mengesakan Allah. Shalat adalah puncak keadaan ash-shadiqin dan timbangan keadaan orang-orang yang meniti jalan kepada Allah. Shalat merupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya. Allah menuntun mereka untuk mengerjakan shalat itu dan memperkenalkannya sebagai rahmat bagi mereka dan kehormatan bagi mereka, supaya dengan shalat itu mereka memperoleh kemuliaan dari-Nya dan keberuntungan karena berdekatan dengan-Nya.