Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Sebagian Produk Yang Tersedia di Outlet Kami

Silahkan hubungi sales kami untuk mendapatkan produk yang anda inginkan...

Rabu, 08 Januari 2014

Kumpulan Tulisan Ibnu Qayyim Al - Jauziyah - Team Azzam




Judul     : Kumpulan Tulisan Ibnu Qayyim Al - Jauziyah 
Penulis : 'Team Azzam
Penerbit : Pustaka Azzam 
Jumlah Halaman : xii+964 hal
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 201.000,- (Diskon 30%) Rp 140.700,-

Kata Pengantar Penerbit    v
Daftar Isi    vii
Biografi Ibnu Qayyim Al Jauziyyah    1
Hubungan Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dengan lbnu Taimiyah    2
Penguasaan Ilmu Ibnu Qayyim Al Jauziyyah dan Karya-karya Ilmiahnya    3

Bab I
RAHASIA HATI    5
Klasifikasi Hati    5
Hakikat Penyakit Hati    13
Jenis Obat Penyakit Hati    19
Hati yang Hidup Adalah Sumber Kebaikan dan Hati yang Mati 
Adalah Sumber Keburukan    22
Hati Hanya Bisa Hidup dan Sehat dengan Mengetahui Kebenaran    28
Kebahagian Hati hanya Diperoleh dengan Menjadikan Allah
sebagai Tuhan, Tujuan Akhir, dan Yang Paling Dicintai    32
Al Qur`an Adalah Obat Mujarab yang Mampu Menyembuhkan Hati 
dari Segala Jenis Penyakit    65
Kesucian Hati    69
Hati yang Bersih dari Penyakit    79
Syirik, Zina, dan Homoseksual adalah Kotoran (Penyakit)    89
Ciri Hati yang Sakit dan yang Sehat    102
Menyembuhkan Hati dari Dominasi Hawa Nafsu    112
Menyembuhkan Hati dari Syetan    138
Tipu Muslihat Syetan untuk Memperdaya Manusia    158
Tipu Muslihat Syetan    169
Tipu Daya Syetan yang Paling Besar    258

BAB II
JALAN MENUJU KEBAHAGIAAN    310
Allah Menciptakan Dunia dan Akhirat serta Menentukan Penghuninya    310
Kesaksian Manusia tentang Kemaksiatan dan Dosa    325
Inabah    339
Kekuatan Ilmu dan Amal    355
Klasifikasi Zhalim terhadap Diri Sendiri    395
Iradat (keinginan)    435
Zuhud    443
Tawakal    452
Sabar    461
Sedih    485
Takut (Khauf)    493
Cinta    501
Rindu    553

bab iii
HIJRAH    568
Kebaikan     568
Takwa    572
Ilmu yang Bermanfaat    574
Hamba dan Tuhannya    577
Hijrah Menuju Allah dan Rasul-Nya    579
Hijrah kepada Allah    584
Hijrah kepada Rasulullah SAW    586
Dua Hijrah    589
Antara Pengetahuan Cinta dan Kondisi Cinta    592
Kandungan Ayat tentang Penekanan Mengikuti Rasulullah SAW    593
Cinta Rasulullah SAW    596
Para Saksi Allah    601
Menentukan Pilihan untuk Allah    606
Sikap Imam terhadap Sunnah    607
Ajakan untuk Beriman    610
Menaati Ulil Amri (Pemimpin)    612
Kebahagiaan Dunia Akhirat    616
Orang yang Berbuat Batil    623
Pertarungan Pengikut dan Orang yang Diikuti    627
Berbuat Ihsan dalam Mengikuti Ajaran    632
Perjalanan Hijrah    637
Bekal Seorang Musafir    637
Kendaraan Musafir    639
Merenungi dan Memikirkan Berbagai Nikmat    640
Rekan dalam Jalan    654

bab IV
I k h l a s    661
Pendapat Ulama tentang Ikhlas    665
Hakekat Niat    666
Keutamaan Niat    670
Keutamaan Ilmu dan Mengajarkannya    670
Hati    674
Indikasi Hati Yang Sakit dan Yang Sehat    678
Penyebab Timbulnya Penyakit Hati    681
Empat Jenis Racun Hati    683
Nutritsi yang Bermanfaat dan Menghidupkan Hati    695
Etika Berdoa    709
Zuhud di Dunia    716
Sabar    725
Makna dan Hakekat Sabar    729
Dalil tentang Keutamaan Sabar    737
Syukur    740
Tawakkal    746
Cinta kepada Allah    750
Ridha terhadap Takdir Allah    758
Raja’ (Berharap kepada Allah)    761
Dalil tentang Raja’    764
Khauf (Takut kepada Allah)    766
Dunia    776
Tobat    789

bab V 
KEKASIH ALLAH    806
Membaca Al Qur`an    809
Etika Membaca Al Qur`an    826
Akibat Meninggalkan Al Qur`an    832
Perbuatan sunnah dalam shalat    844
Perbuatan sunnah dalam puasa    849
Perbuatan sunah dalam sedekah    854
Perbuatan sunah dalam haji dan umrah    860
Dzikir-dzikir tertentu    879
Khusyu    929


 

Fikih Shalat Imam Bukhari - Mona Shalih Abdullah Al Mazru


Judul     : Fikih Shalat Imam Bukhari
Penulis : 'Mona Shalih Abdullah Al Mazru
Penerbit : Pustaka Azzam
Jumlah Halaman : 908 hal
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 191.000,- (Diskon 30%) Rp 133.700,-
Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta. Shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada Nabi kita, Muhammadr kepada keluarga dan seluruh shahabat beliau.
Buku yang ada di tangan pembaca ini awalnya merupakan tesis yang ditujukan kepada Fakultas Syariah, Universitas Ummul Qura, untuk meraih gelar magister dalam bidang Fiqih dan Ushul Fiqih. Tesis tersebut berjudulFiqih Imam Al Bukhari tentang Shalat, Al Jami’ Ash-Shahih; Sebuah Kajian Komperatif.
Sistematika buku ini terdiri dari pendahuluan, dua bagian pembahasan dan penutup. Pada bagian pendahuluan penulis mengulas kajian sejenis yang pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya, memaparkan latar belakang pemilihan tema, dan sistematika berikut metodologi penelitian yang digunakan.
Bagian pertama mengurai biografi Imam Al Bukhari dalam lima bab, dan sejarah kitab Al Jami’ Ash-Shahih yang dipaparkan dalam empat bab.
Pada bagian kedua penulis mengkaji Fiqih Imam Al Bukhari. Objek kajian penelitian ini adalah beberapa bab yang terdapat dalam pembahasan shalat, mulai bab pertama sampai dengan Bab “Masjid yang Berada di Sepanjang Jalan Madinah”. Bagian kedua terdiri dari empat bahasan, yaitu Kewajiban Shalat, Sesuatu yang Dikenakan dan Dijadikan Alas oleh Orang yang Shalat, Sujud dalam Shalat serta Menghadap Kiblat, dan Hukum Masjid dan Tempat Shalat.
Dari penelitian ini, penulis dapat menyimpulkan beberapa hal. Di antaranya yaitu Imam Al Bukhari adalah seorang ahli fiqih dan mujtahid mutlak. Dia kerap menggunakan qiyas jaliy dan berargumen dengan pendapat para shahabat, dan banyak mengacu dalil-dalil umum. Lebih dari itu, dia sosok yang berwawasan luas, pekerja keras dan wara’.
Semoga Allah menerima karya ini dan mengampuni segala kesalahan. Dan, sebagai penutup doa mereka adalah “Segala puji bagi Allah, Rabb alam semesta.”
    
Penulis: Mona binti Shalih bin Abdullah Al Mazru’

Qiyas Jaliy adalah qiyas atau analogi yang alasan hukumnya jelas dan dapat diketahui langsung ketika mendengar suatu hukum.
 

Selasa, 07 Januari 2014

Zuhud Cahaya Qalbu - Al-Imam Ahmad bin Hambal



Judul     : Zuhud Cahaya Qalbu 
Penulis : 'Al-Imam Ahmad bin Hambal
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman :bs-hrd. Cvr. 462
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 50.000,- (Diskon 30%) Rp 35.000,-

Dari Thawus, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Zuhud di dunia akan me-nenangkan hati dan badan, sedangkan kesenangan kepada dunia memanjangkan kekhawatiran dan kesedihan.”

Dari Al-Qamah bin Martsad, dia berkata, “Sekiranya seluruh penghuni bumi menangis, maka air mata mereka tidak dapat menyamai air mata Daud Alaihis-Salam ketika beliau melakukan kesalahan. Sekiranya air mata seluruh penghuni bumi dan Daud dikumpulkan, maka hal itu tidak dapat menyamai air mata Adam Alaihis-Salam ketika beliau diturunkan dari surga.”

Dari Muhajir Al-Amiry, dari Ali bin Abu Thalib, dia berkata, “Sesuatu yang paling kutakuti atas diri kalian ialah dua hal: Angan-angan yang panjang dan mengikuti hawa nafsu. Angan-angan yang panjang dapat melalaikan akhirat, sedangkan mengikuti hawa nafsu dapat menghalangi dari kebenaran. Ingatlah, sesungguhnya dunia ini akan ditinggalkan dan akhirat akan datang. Masing-masing di antara dunia dan akhirat memiliki anak. Jadilah kalian anak-anak akhirat dan jangan menjadi anak-anak dunia, karena pada saat sekarang ada amal dan tidak ada hisab, sedangkan esok ada hisab tidak ada lagi amal.”

Abu Muslim Al-Khaulany berkata, “Zuhud di dunia itu bukan dengan cara mengharamkan yang halal dan mengabaikan harta, tapi zuhud di dunia itu ialah apa yang ada di tangan Allah lebih kuat dari apa yang ada di tanganmu, dan jika engkau ditimpa musibah, engkau adalah orang yang paling mengharapkan pahalanya dan simpanannya, sekiranya saja musibah itu tetap menimpamu.”

Dan masih banyak sentuhan-sentuhan zuhud dari lautan hati yang membentang luas, yang dapat Anda serap dari kitab karangan seorang imam besar, Ahmad bin Hanbal , kitab paling bagus dari seluruh kitab tentang zuhud.

 

Wanita - wanita Istana - Ahmad Khalil Jam'ah



Judul     : Wanita - wanita Istana 
Penulis : Ahmad Khalil Jam'ah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : bs. 428
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 41.000,- (Diskon 30%) Rp 28.700,-

Tahukah Anda siapa Fathimah binti Abdul Malik? Dia adalah putri khalifah, saudari khalifah, dan suaminya adalah s eorang khalifah. Dia seorang wanita utama, fasih, alim, aktif menjalankan agama, dan ahli hadits. Dia seorang yang setia kepada suaminya, Umar bin Abdul Aziz. Baik dalam kemewahan dan kesempitan hidup. Pasangan suami istri yang terkenal zuhud walaupun kekhalifahan di tangan mereka.

Kedudukan seseorang di sisi Allah hanya dilihat sejauh mana ketakwaan masing-masing pribadi, baik laki-laki maupun perempuan. Tidak ada diskriminasi dalam Islam. Banyak wanita yang hidup dalam naungan sejarah Islam yang menduduki peran penting di zamannya, yang menggores sejarah dengan tinta emas. Mereka berperan dalam segala bidang dengan prestasi yang menakjubkan. Di antara mereka ada hali agama, militer, politik, sastra, dan lainnya. Namun, sayangnya banyak hal-hal yang sengaja dikaburkan, diuah, ditambah, bahkan dihilangkan dari sejarah tersebut.


Dalam buku ini seorang penulis sejarah Islam yang tidak asing lagi, Ahmad Khalil Jam'ah, memaparkan biografi tentan wanita-wanita besar yang hidup dalam istana para khalifah, khususnya yang hidup di dunia Arab, baik di zaman Islam maupun sebelum zaman Islam. Penulis mencoba membersihkan debu-debu dan kotoran yang menutupi sejarah para tokoh wanita ini, yang banyak dilakukan oleh para penyair dan para budak. Biasanya para penyair, penyanyi, dan budak wanita sengaja melakukan pencemaran terhadap tokoh wanita ini dikerenakan oleh kedengkian dan bayaran uang. Sejarah laksana mata air yang semakin jauh dari sumbernya maka semakin keruh dan berkurang kebeningannya. Dalam buku ini kita dapat melihat kebeningan dan kesejukan dari mata air sejarah, tentang wanita-wanita yang berperan dalam istana para khalifah.
 

Wanita Yang Dijamin Surga - 'Ahmad Khalil Jam'ah




Judul     : Wanita Yang Dijamin Surga 
Penulis : 'Ahmad Khalil Jam'ah
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd-hrd. Cvr. 492
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 55.000,- (Diskon 30%) Rp 38.500,-

“Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan mengatakan,'Kami telah beriman', sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (al-Ankabut: 2-3)

Buku ini menyajikan sisi-sisi kehidupan beberapa shahabiyah yang dijamin masuk surga. Boleh jadi muncul komentar,”Alangkah beruntungnya mereka, alangkah bahagianya mereka, karena masuk surga tanpa disentuh api neraka.” Tapi Anda jangan terburu berandai-andai dan menganggap bahwa mereka mendapatkan kabar gembira tanpa perjuangan, pengorbanan harta dan jiwa.

Coba perhatikan apa yang dilakukan Ummu Ammarah sewaktu Perang Uhud, tatkala banyak orang-orang Muslim lari kocar-kacir diserang musuh. Sementara di dekat Rasulullah hanya ada beberapa orang saja. Shahabiyah ini membalut luka yang cukup parah di lengan anaknya, dan setelah itu dia menyuruh anaknya untuk bertempur lagi. Bahkan dia juga tidak tinggal diam. Sampai-sampai dia mendapatkan luka yang menganga di bahunya, hingga jatuh pingsan. Setelah siuman, dia tidak menanyakan keadaan suami dan anaknya, tapi dia menanyakan keselamatan Rasulullah. Bahkan dalam peperangan untuk menumpas Musailamah Al Kadzdzab, salah satu tangan tertebas senjata musuh hingga putus. Tidak sebatas itu saja. Sebelum peperangan meletus, salah seorang anaknya mendapat siksaan yang terperikan saat diinterogasi Musailamah. Satu demi satu anggota tubuhnya dipotong hingga akhirnya mati syahid.


Yang pasti, kita layak meneladani kesabaran, keteguhan iman, perjuangan dan sepak terjang mereka dalam membela Islam.
 

Wahai Ibu Maafkan Anakmu - Abu Zubeir Hawary


Judul     : Wahai Ibu Maafkan Anakmu
Penulis : 'Abu Zubeir Hawary
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 168
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 12.500,- (Diskon 30%) Rp 8.750,-

Diriwayatkan bahwa Abdul Qadir Al-Jailani berkata, “Saya teguh pada prinsipku karena sejak dini saya dididik untuk jujur. Peristiwanya terjadi tatkala saya pergi dari Makkah menuju Baghdad, dengan tujuan untuk mencari ilmu. Ibuku memberiku bekal empat puluh dinar untuk keperluan anggaranku. Ibuku menjanjiku agar jujur. Tatkala rombongan kami tiba di daerah Hamda, tiba-tiba ada segerombolan perampok yang merampas semua harta dalam kafilah kami. Salah seorang di antara perampok itu menghampiriku seraya bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya menjawab, “Uang empat puluh dinar.”

Dia mengira saya bercanda sehingga dia pun meninggalkanku. Rupanya ada orang lain di antara mereka yang melihatku. Dia bertanya, “Apa yang engkau punya?”

Saya memberitahukan apa yang kumiliki. Dia membawa diriku menghadap ke pemimpin mereka, lalu menanyaiku. Saya memberitahu apa yang kumiliki. Dia bertanya, “Apa yang membuatmu berkata jujur?”

Saya menjawab, “Ibuku menjanjiku untuk berlaku jujur, sehingga saya takut untuk mengkhianati janjinya.”

Tiba-tiba ada rona ketakutan menghantui pemimpin perampok itu. Lalu dia berteriak lantang sambil mencabik-cabik bajunya dan berkata, “Engkau takut mengkhianati janji ibumu, tapi saya tidak takut mengkhianati janji Allah.”

Lalu dia memerintahkan untuk mengembalikan harta yang diambil dari kafilah, dan berkata, “Saya bertaubat kepada Allah karena dirimu.”

 

Ustadz Gadungan : Berlagak Alim - Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid


Judul     : Ustadz Gadungan : Berlagak Alim
Penulis : 'Syaikh Bakr bin Abdillah Abu Zaid
Penerbit : Darul Falah 
Jumlah Halaman : sd. 176
Jenis Kertas: HVS
Harga : Rp 17.000,- (Diskon 30%) Rp 11.900,-

Di tengah kehidupan, khususnya dikota-kota besar, agama kerapkali menjadi pilihan terakhir dalam mencari ketenangan batin. Banyak orang yang merasakan kekeringan ruhani dan haus akan ilmu agama. Betapa realita kehidupan cenderung memiskinkan ruhani mereka. Dalam pencarian ini mereka memilih beragam metode yang dapat menghilangkan dahaga nurani mereka.

Kecenderungan masyarakat yang haus secara ruhani ini, didiringi dengan munculnya ustadz-ustadzmuda yang menawarkan santapan ruhani dan majlis-majlis zikir yang bernuansa menyelisihi Sunnah. Hingga pada akhirnya kalangan awam tidak begitu peduli akan “air” yang dihidangkan oleh ustadz-ustadz tersebut. Yang penting, ruhani yang kering dapat terpuaskan.

Karenanya tidak mengherankan jika sekarang ini bergentayangan akidah-akidah bid'ah yang berbau kesyirikan. Sebagian besar umat dengan mudahnya meyakininya sebagai bagian dari ajaran agama. Ustadz-ustadz tersebut seakan tidak peduli akan hal ini. Entah karena taqlid buta atau kebodohan diri. Mereka hanyut oleh popularitas, materi dan sanjungan dari pengikutnya. Mereka mendengarkan kritik seperti layaknya orang yang lapang dada, namun keras kepala, dan tidak mau merubah amalan-amalan yang bertentangan dengan Sunnah.

Pantaskah mereka disebut sebagai ustadz? Apa saja yang harus dipenuhi oleh ustadz, walaupun dengan bermacam dalih? Sehingga tidak semua orang dapat mengaku dirinya ustadz atau dipanggil ustadz. Tidak semua orang yang mengaku ulama dapat berfatwa dan diikuti tindak-tanduknya.

Kita harus kritis terhadap ustadz-ustadz dan para ulama yang menyampaikan dakwah yang tidak bermanhaj Nabawiyah. Di samping perlu mengetahui latar belakang kehidupan dan pendidikan, serta misi-misi yang diembannya. Sehingga kita tidak mudah terperangkap oleh orang yang disebut ustadz atau mengaku sebagai ulama. Walaupun, dari segi kehidupan di orang yangbaik. Semua ini untuk mencegah agar tidak ada umat yang tersesat dan disesatkan. Karena sebaik-baik petunjuk adalah yang selaras dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah, serta contoh dari para shahabat, sebagai potret generasi terbaik umat ini. Sebagaimana pujian yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya.